Kakanwil Kemenag Prov. NTB Melepas Calon Jamaah Haji MAN 1 Mataram

Kamis, 12 Juli 2018 09:16

Kakanwil  Kemenag Prov. NTB Melepas Calon Jamaah Haji  MAN 1 Mataram


Mansa_Inmas,  Bertempat di halaman MAN 1 Mataram tanggal 11 Juli 2018 selepas acara Halal Bi Halah Guru dan Pegawai MAN 1 Mataram yang disampaikan oleh Dr.H.Fahrurrozi M.Pd.I ( DEkan Fakultas Dakwah UIN Mataram ) ,sebanyak 6 orang  Jamaah Calon Haji Guru dan Pegawai MAN 1 Mataram dilepas langsung oleh Kepala Kantor Wilayah  Kementerian Agama Prov. NTB ( H.Nasaruddin, M.Pd.I ) yang didampingi oleh Kepala MAN 1 Mataram.

Hadir pada Acara tersebut Kepala Bagian Tata Usaha ( Drs.H.Sirojuddin ,MM ), Kepala Bidang Pakis ( H.Jalaluddin S.Si .M.Pd ), Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram ( Drs.H.Burhanul Islam. M.Pd.I ). Kasubag Ortala dan Kepegawaian, Kasubag dan Kasi di Lingkungan Kemenag Kota Mataram serta Kepala MTsN dan seluruh Pengurus Komite  MAN 1 Mataram.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Wilayah Kemenag Prov. NTB  menyampaikan  beberapa pesan khusus kepada para Jemaah Calon Haji MAN 1 Mataram untuk memperhatikan hal-hal umum dan teknis selama  menunaikan ibadah haji. Diharapkan kepada Jemaah Calon Haji untuk selalu menjaga kekompakan sesama anggota Jamaah Haji, mengendalikan emosi diri dengan menghindari pertengkaran dan percekcokan sesama jamaah, mendengar dan mematuhi arahan Ketua Regu ataupun Ketua Rombongan, tidak keluar atau bepergian seorang diri dan laporkan kepada Ketua Regu atau Ketua Rombongan apabila ada hal-hal yang perlu untuk dilaporkan dan butuh bantuan, jaga stamina dan kesehatan dengan baik untuk menuju puncak ibadah haji di Arafah, awasi barang-barang bawaan dan surat-surat berharga jangan sampai hilang atau tertinggal, mengamalkan semua ilmu dan pengetahuan yang telah diterima selama proses Bimbingan Manasik Haji dengan baik sehingga dapat membantu mewujudkan cita-cita mencapai Haji / Hajjah yang mabrur.

Sebelum menutup sambutannya Kepala Kanwil Kemenag NTB kembali menekankan kepada para jemaah Calon Haji agar benar-benar menjaga kesehatan dengan sebaik-baiknya. Sehat adalah modal agar bisa menjalankan ibadah haji dengan baik. Jemaah Haji harus sadar bahwa perjalanan ke Tanah Suci bukanlah perjalanan biasa karena ibadah haji sangat mengandalkan fisik yang prima, karena itu kesehatan sangat penting diperhatikan. Selain itu perlu diingat pula bahwa puncak ibadah haji  adalah Wukuf di Arafah ,oleh karena itu Kakanwil kembali menegaskan agar kesehatan selalu dijaga dan dalam beribadah agar diimbangi dengan kondisi kesehatan. @Hin.


Pembuat Release    :    Hin

Editor                       :    Hj. Diah Purnawati  ( Pengelola Website )

Disetujui                  :     H. Zamroni Azis  ( Kasubag Humas )


24
Share :

INFORMASI LAINNYA