Guru Agama Hindu sebagai Panutan Masyarakat

Jumat, 20 Juli 2018 17:25

Guru Agama Hindu sebagai Panutan Masyarakat

Mataram_Inmas,  Pendidikan menjadi prioritas Pemerintah merupakan sebuah cita-cita bangsa Indonesia dalam mencerdaskan masyarakat. Terlebih pada kemampuan seorang pendidik sebagai indikator prima yang langsung bersentuhan untuk mewujudkan citi-cita besar bangsa ini dengan selalu mengasah kemampuan seorang pendidik.

Pendidikan dalam agama Hindu di kembangkan melalui istilah “Ngopi-ah”  Ini bermakna bahwa pendidikan khususnya pendidikan agama harus selalu secara stagnan di diskusikan mengingat perkembangan dunia bersifat dinamis, inovatif dan kreatif seiring jamannya.

Sebagai pendidik mengasah jati diri ( mengaji ) itu sangat penting. Tenaga pendidik wajib mengasah kemampuan dalam mengedukasi dan mentransformasi ilmu untuk mencerdaskan anak bangsa dan meningkatkan kualitas diri guru yang profesional, guru menjadi predikat termulia dan penentu kualitas SDM bangsa yang ada di muka bumi ini.

Guru untuk mencapai predikat itu harus menguasai 4 ( empat ) hal yaitu profesional, pedagogic, sosial dan kpribadian. Kegiatan Workshop pendidikan agama Hindu tk. SMA/SMK se NTB dilaksanakan di Hotel Fave Mataram di laksanakan selama 3 Tiga ) hari mulai tanggal 19 sampai dengan 21 Juli 2018.

Dengan Tema “Ciptakan Guru Pendidikan Agama Hindu Yang Berkompeten Dalam Peningkatan Kualitas Dan Pengembangan Kecerdasan Peserta Anak Didik Yang berkarakter, Bermartabat, Religius dan Berbudaya”  kegiatan diikuti dengan peserta berjumlah 40 ( empat puluh ) orang dalam laporan Ketua Panitia Dewa Ketut Mertayasa, S. Ag. M.I.Kom.

Arahan atau sambutan sekaligus membuka kegiatan Workshop Pendidikan Agama Hindu Tingkat SMA/SMK se-  NTB dibuka secara resmi oleh Dirjen Bimas Hindu Prof. Drs. I.K Widya MA M. Pihil PHD yang menyampaikan bahwa guru melaksanakan tugas yang sangat mulia. Guru mempunyai pengalaman guru di sebut guru pahlawan tanpa tanda jasa karena banyak jasa yang telah diberikan, oleh karena itu profesi yang tidak ada bisa dihargakan yaitu profesinya guru ungkap Dirjen Bimas Hindu.

Guru Profesional harus didukung dengan kompetensi dalam melaksanakan pelatihan-pelatihan karena guru memegang peranan yang sangat penting dan dibutuhkan serta di hormati oleh masyarakat dan dijadikan sebagai panutan. Diharapkan  para guru harus mencari banyak metode atau cara untuk meningkatkan kemampuan mencerdaskan anak didik serta mampu mengatasi kenakalan anak anak didik.

Selanjutnya dikatakan bahwa guru harus memberikan tauladan baik kepada anak didik dari tidak mengerti menjadi mengerti, dari kegelapan menuju terang benderang, dari tidak memiliki pengetahuan hingga memiliki pengetahuan, guru dituntut menjadi profesional dan terus meningkatkan kompetensinya, meningkatkan kualitas agar anak didik menjadi berkualitas.

Kedepan guru semakin penting peranannya. Guru harus profesionalkan terus dalam meningkatkan profesionalimenya dan melatih terus menerus kompetensi tidak hanya untuk anak didik namun juga untuk pembangunan bangsa Indonesia. Peran guru sangat diharapkan oleh negara karena Guru merupakan suatu profesi yang selalu berkaitan dengan pendidikan anak-anak bangsa.. Seorang Guru harus memiliki banyak pengetahuan dan ketrampilan serta menguasai bahan ajar yang terdapat dalam kurikulum untuk diajarkan kepada siswa. Dan sebagai seorang pendidik maka Guru merupakan panutan untuk ditiru dan diteladani oleh siswa, baik dari sikap, perilaku, budi pekerti, tekun dan mau belajar sehingga diharapkan dapat membentuk kepribadian siswa di masa yang akan datang karena Guru merupakan pendidik untuk menciptakan sikap dan perilaku yang bernilai moral dan agama serta sebagai pengajar yang bertujuan untuk menyampaikan bahan ajar, menentukan alat evaluasi belajar yang digunakan untuk menilai hasil belajar siswa. Dari hal tersebut sudah jelas bahwa guru memiliki peran dan tugas yang sangat penting dalam mendidik dan mengajarkan siswa sebagai generasi penerus bangsa. 


Sebelumnya  sambutan  Kepala  Kantor  Wilayah  Kementerian  Agama  provinsi  Nusa  Tenggara Barat   H. Nasruddin    yang  mendorong    para   guru    agama   Hindu   akan    keseriusan    dan kesungguhannya  dalam  mengikuti kegiatan untuk pengetahuan di masing- masing tempat tugas  guru-guru tersebut.  Merupakan  hal yang sangat mulia meletakan dasar-dasar ilmu pengetahuan pada  anak  didik,  memberikan   karakter   dan   keterampilan  agama   serta  membuat  program pembelajaran.  Kementerian Agama  melalui  Dirjen  Agama  Hindu  menyelenggarakan  berbagai macam  kegiatan  guna  meningkatkan  kualitas  kompetensi  guru  untuk di tularkan kepada anak didik dan menanamkan nilai-nilai moral serta perilaku yang baik untuk masa depannya.

H. Nasruddin mendorong para guru Agama Hindu memberikan ilmu pengetahuan agama dan mengantarkan masa depan yang baik sehingga menciptakan kehidupan bernegara dan bangsa dalam membangun Indonesia kedepan dengan meletakan dasar-dasar ilmu pengetahuan yang baik dan berkualitas. Mhd……..

 

Pembuat Release    :    Muhamad

Editor                       :    Hj. Diah Purnawati  ( Pengelola Website )

Disetujui                  :     H. Zamroni Azis  ( Kasubag Humas ) 

 

 

 

 

 

232
Share :

INFORMASI LAINNYA

ROMBONGAN HUT KEMENAG KE 71
Rabu, 04 Januari 2017 04:46
H. Sirojudin
Kamis, 10 Oktober 2019 10:12