40 Penyuluh Non PNS Ikut Diklat Multi Agama Di Kemenag Kota Mataram

Senin, 08 Oktober 2018 13:16

40 Penyuluh Non PNS Ikut Diklat Multi Agama Di Kemenag Kota Mataram

Kemenag Mataram_Inmas, Balai Diklat Keagamaan Denpasar kembali menyelenggarakan diklat di Kantor Kementerian Agama Kota Mataram. Diklat yang dilaksanakan kali ini yakni Diklat Tekhnis Substantif Penyuluh Agama (Multi Agama) Non PNS angkatan ke XII di lingkungan Kementerian Agama Kota Mataram yang diselenggarakan selama 7 hari dari tanggal 8 s/d 13 Oktober 2018

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, Drs.H. Buurhanul Islam dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Agama terus berusaha untuk meningkatkan kualitas penyuluh agama non PNS agar mampu memberikan informasi tentang pembangunan bidang agama melalui bahasa agama. Untuk itu lanjutnya pengetahuan tentang metodelogis tugas bimbingan dan penyuluhan agama harus diberikan dengan menyesuaikan visi dan misi Kementerian Agama.

"Para penyuluh agama Non PNS harus memperdalam metodelogi tugas bimbingan dan penyuluhan agama sekaligus materi bimbingan yang disesuaikan dengan visi dan misi Kementerian Agama. Kakankemenag juga berharap agar penyuluh Non PNS untuk meningkatkan integritas dalam melaksanakan tugasnya sebagai corong Kementerian Agama " j elasnya.

Ketua Panitia penyelenggara kegiatan Ni Made Nuadi, SH.MM.MH menyebutkan bahwa jumlah Penyuluh Agama Non PNS yang mengikuti diklat berjumlah 40 0rang. Sebelum menutup sambutanya  H. Burhanul Islam mengucapkan terima kasih kepada semua Panitia yang telah berkenan untuk melaksanakan Diklat diKota Mataram, semua penyuluh agama non PNS di Kementerian Agama Kota Mataram mempunyai kesempatan yang sama untuk mengikuti diklat peningkatan kompetensi para penyuluh agama di waktu-waktu yang akan datang.

Selain tugas dalam memberikan informasi tentang pembangunan bidang agama, para penyuluh agama non PNS juga diminta untuk membina kerukunan intern dan antar umat beragama agar tercipta suasana kehidupan yang rukun, harmonis dan damai di wilayah tempat tugas masing-masing.

"Harus terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan sosial keagamaan dan sosial kemasyarakatan dan menjaga persatuan dan kesatuan umat untuk menangkal berbagai pengaruh atau faham-faham radikal atau kelompok sosial keagamaan tertentu yang hendak merubah ideologi negara kita," tandasnya    (H. Sapiuddin)



Pembuat Release     :    H. Sapiuddin

Editor                     :    Hj. Diah Purnawati  ( Pengelola Website )

Disetujui                   :     H. Zamroni Azis  ( Kasubag Humas )  

74
Share :

INFORMASI LAINNYA