Workshop Penguatan Peran Komite Madrasah Menghasilkan Rekomendasi

Jumat, 12 Oktober 2018 15:29

Workshop Penguatan Peran Komite Madrasah Menghasilkan Rekomendasi

Mataram INMAS,_Kegiatan workshop penguatan komite madrasah yang berlangsung selama tiga hari di Hotel Lombok Plaza dari rabu 10 sampai dengan 12  Oktober 2018 berlangsung penuh antusias peserta. Dalam kegitan itu melibatkan 30 orang ketua komite madrasah perwakilan dari 10 kabupaten/ kota di provinsi NTB. Dengan narasumber dari internal Kanwil Kementerian Agama dan lintas sektoral yang berhubungan dengan komite sekolah/ madrasah.

Workshop tersebut telah menghasilkan beberapa rekomendasi diantaranya adalah, yang pertama, meminta kepada Gubernur NTB untuk segera membentuk dan melantik pengurus Dewan Pendidikan Sekolah tingkat provinsi. Kedua, meminta kepada Gubernur NTB untuk memberikan porsi yang sama kepada terkait bantuan pendidikan kepada lembaga pendidikan yang berada dibawah pengawasan Kementerian Pendidikan Nasional dengan lembaga pendidikan dibawah pengawasan Kementerian Agama, dalam hal ini Madrasah. Ketiga meminta kepada Kanwil Kemenag NTB untuk memberikan proporsionalitas antara tenaga pendidik (guru honor) dengan jumlah anak didik, terutama di madrasah-madrasah swasta.Dan ada beberapa poin rekomendasi yang terkait dengan penguatan peranan komite sekolah/ madrasah.

Dalam kesempatan itu saat membuka kegiatan (10/10) Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag NTB, H. Sirojuddin menyampaikan. Keberdaan komite Sekolah/Madrasah diharapkan tidak menjadi sebuah formalitas semata. Sebagai sebuah badan yang mandiri, Komite Sekolah/Madrasah memiliki komitmen dan loyalitas terhadap peningkatan kualitas pendidikan, bahwa Komite Sekolah/Madrasah merupakan organisasi masyarakat pendidikan yang mempunyai komitmen dan loyalitas serta peduli terhadap peningkatan kualitas di Daerahnya

Senada dengan H. Sirojuddin, kepala Bidang Pendidikan madrasah Hj. Eka Muftati’ah, MM saat menyampaikan materi sekaligus menutup kegiatan Workshop Komite Madarasah (12/10) seorang siswa tidak hanya sebuah hasil yang disebabkan oleh faktor sekolah, namun secara bersama-sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam hal ini Komite sekolah/ Madrasah.

Lebih lanjut Ibu yang merupakan satu-satunya pejabat eselon tiga di Kanwil Kemenag NTB dari kalangan perempuan  ini mengharapkan kemitraan antara sekolah dengan keluarga serta masyarakat dapat menghasilkan solusi untuk mengetahui kebutuhan dari siswa. Sehingga kehadiran mereka dapat membawa misi untuk membangun insane dan ekosistem pendidikan yang berbudaya serta berkarakter berlandaskan gotong royong. Sehingga motto madrasah Hebat Bermartabat terwujud menjadi kenyataan pungkas ibu yang akrab disapa Hj. Eka ini. Jan Mustajab

 

338
Share :

INFORMASI LAINNYA