H. Nasruddin – Gunakan Akun Secara Tepat Guna, Tepat Sasaran Dan Tepat Nilai

Kamis, 06 Desember 2018 19:38

H. Nasruddin – Gunakan Akun Secara Tepat Guna, Tepat Sasaran Dan Tepat Nilai

“Dalam kegiatan ini juga diharapkan sebagai ajang tempat menyamakan persepsi dan pemahaman serta penajaman skala prioritas dalam penyusunan laporan keuangan dan BMN Tahun 2018”

Mataram INMAS,_Penyusunan laporan keuangan pada sebuah Instansi menjadi amat penting untuk dilakukan dalam rangka meningkatkan akuntabilitas/pertanggungjawaban dan transparansi pengelolaan keuangan Negara yang baik dan efektif, tidak terkecuali bagi Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB yang merupakan salah satu Instansi yang wajib untuk membuat laporan pertanggung-jawaban keuangannya.

 

Hal tersebut diatas adalah merupakan latar belakang dilaksanakannya Workshop Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Akrual di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat yang diikuti oleh 90 (sembilan puluh) peserta yang terdiri dari Kemenag Kabupaten/Kota sebanyak 20 orang, dari MAN se Pulau Sumbawa sebanyak 18 orang, Dari MTsN se Pulau Sumbawa sebanyak 24 orang dan utusan dari Kanwil Kemenag Provinsi NTB sebanyak 28 orang.

 

“Diminta kepada seluruh operator keuangan untuk menggunakan akun secara tepat guna, tepat sasaran dan tepat nilai”, disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB H. Nasruddin saat menyampaikan sambutan dan arahan, sekaligus membuka kegiatan workshop ini secara resmi yang direncanakan akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 6 sampai dengan 8 Desember 2018 di Hotel Lombok Plaza Cakranegara, “Dalam kegiatan ini juga diharapkan sebagai ajang tempat menyamakan persepsi dan pemahaman serta penajaman skala prioritas dalam penyusunan laporan keuangan dan BMN Tahun 2018”, tambahnya.

 

Lebih lanjut H. Nasruddin menegaskan bahwa kegiatan workshop ini sangatlah penting untuk dilaksanakan secara akuntabel, sehingga kedepannya diharapkan akan mendapatkan hasil yang terbaik seperti yang kita sama-sama harapkan “Penyusunan laporan keuangan harus akuntabel, karena setiap dana yang dikeluarkan harus dapat dipertanggung jawabkan, maka diminta kepada seluruh Satker dilingkungan Kementerian Agama Provinsi NTB harus menyusun laporan keuangannya”, tegas H. Nasruddin, “Apabila juka ada Satker yang tidak membuat laporan keuangannya maka laporan keuangan di tingkat Provinsi akan menjadi sia-sia”, tambahnya.

 

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Lalu Muhammad Amin melaporkan bahwa tujuan dilaksanakannya Workshop Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Akrual ini selain untuk melaksanakan laporan keuangannya, juga untuk menyusun rencana dan langkah strategis pemakaian akun yang tepat, serta bertujuan untuk menyamakan visi dan persepsi tentang berbagai hal actual yang berkaitan dengan pembangunan khususnya dibidang Agama.

 

Kegiatan Workshop ini akan dilaksanakan dengan metode pemaparan materi dan diskusi oleh para Nara Sumber, baik dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB maupun dari Kementerian Agama Republik Indonesia. (miq olah)

______________  

Pembuat Release  :  Lalu Abdullah

Disetujui oleh  :  H. Zamroni Aziz (Kasubag Humas).

128
Share :

INFORMASI LAINNYA