Amankan Natal dan Tahun Baru, FKUB Kota Bima Bentuk Tim Monev

Rabu, 02 Januari 2019 11:38

Amankan Natal dan Tahun Baru, FKUB Kota Bima Bentuk Tim Monev
Kota Bima INMAS,_Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bima, H. Eka Iskandar Z, S.Ag, M.Si menjelaskan, dalam rangka meningkatkan situasi aman dan damai antar umat beragama di Kota Bima, terutama saat Natal dan jelang pergantian tahun baru 2019. FKUB Kota Bima membentuk Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev). Tim Monev yang berjumlah 21 orang terdiri dari FKUB, TNI, Polri dan Para Tokoh bertugas mengawal dan mengamankan perayaan Natal bagi Umat  Kristiani dan meningkatkan pengamanan pada saat pergantian tahun, selain itu kita akan mengawal dan mengamankan surat edaran Walikota Bima terkait himbauan saat pergantian tahun baru 2019, ungkap H. Eka Iskandar kepada Lensa Post, senin (31/12/2018).

Menurut Ketua FKUB, Tim Monev tersebut telah melaksanakan tugasnya sejak malam tanggal 24 – 25 Desember, dan pagi hari sampai siang tanggal 25 Desember, dengan meningkatkan penjagaan dan Monev dibeberapa titik Peribadatan Umat Kristiani, yakni  di Gereja Katolik GMITH Santo Yusuf dan Gereja Protestan GPDI dan Kemah Injil Kota Bima. Kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun, dalam rangka memberi keamanan dan kenyamanan umat kristiani menjalankan ibadahnya. Sementara untuk agenda Tahun baru, sore ini kita akan kumpulkan Tim Monev untuk menerima pembekalan Teknis tentang tugas Tim saat pergantian tahun. Diantaranya konsentrasi di Pospam Lapangan Serasuba dan Amahami, serta menyisir dibeberapa titik rawan yang dinilai berpotensi terjadi penyakit sosial, seperti kemaksiatan dan asusila lainnya. Upaya yang dilakukan Tim adalah langkah pendekatan persuasif, semua ini dilakukan dalam rangka meminimalisir pelanggaran norma susila pada saat malam pergantian tahun, sedangkan untuk penindakan kita serahkan institusi hukum,ungkapnya.

Ketua FKUB Eka Iskandar mengajak kepada seluruh umat Islam, untuk menjadikan malam tahun baru sebagai Muhasabah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, dengan perbanyak zikir dan doa. “mari kita menjemput tahun baru dengan cara yang lebih baik, karena diharapkan tahun baru lebih baik dari tahun sebelumnya”, untuk itu mari kita tingkatkan ketaqwaan dan lebih mendekatkan diri pada Allah SWT sebagai wujud syukur kita kepada Sang Khalik, jangan sampai melakukan konvoi, hura-hura apalagi melakukan kemaksiatan, pesannya. Mengantisipasi kenakalan remaja saat malam pergantian tahun, FKUB telah lebih dahulu melaksanakan sosialisasi di sekolah melalui Program FKUB go to school, bagi siswa SMA, SMK dan MA.

Ketua FKUB, H. Eka Iskandar juga menaruh harapan, agar mempertahankan pola hidup aman dan damai antar lintas agama dan pimpinan Ormas, mari kita dudukkan bersama untuk membantu dan mengawal Program Pemerintah. Antar ormas tidak boleh bertengkar, apalagi antar umat beragama, tugas FKUB mendeteksi dini setiap permasalahan yang ada dan merangkul kemudian memberikan solusi yang terbaik. “Jangan seperti pemadam kebakaran, setelah ada kejadian baru turun”, ungkapnya. Alhamdulillah apa yang dilakukan FKUB selama ini sangat direspon positif, saya mengajak mari kita pertahankan pola hidup damai dan rukun, dan kita harus siap membantu dan mengawal serta menyosialisasikan program pemerintah kota Bima. Menurut Eka, FKUB juga memiliki program “FKUB Road To Distric”, yakni menyosialisasikan berbagai program dan himbauan pemerintah, sasarannya lima kecamatan se Kota Bima, dengan peserta 100 orang setiap kecamatan, program positif ini didukung atas kerjasama Kemenag, kesbangpol, TNI, Polri dan MUI, jelasnya. (eka)
222
Share :

INFORMASI LAINNYA

Jumlah Penyuluh Agama Katolik
Rabu, 12 Desember 2007 12:00