Akreditasi Tahun 2019 Siap Dilaksanakan

Jumat, 11 Januari 2019 22:19

Akreditasi Tahun 2019 Siap Dilaksanakan

Inmas_KLU,  Akreditasi merupakan salah satu tolok ukur untuk menilai kelayakan  sebuah sekolah yang ada di bawah naungan dinas Dikpora atau madrasah yang berada dibawah naungan Kementerian Agama terkait tentang berhasil atau tidaknya lembaga – lembaga pendidikan tersebut dalam meningkatkan kualitas pendidikan seperti yang tercantum dalam SNP ( Standar Nasional Pendidikan ). Demikian disampaikan Lalu Rahmat Marzoan, M.Pd selaku Koordinator Komisi Pelaksana Akreditasi ( KPA ) dan sekaligus sebagai Assesor BAN S/M usai bertemu dengan Kepala Dinas Dikpora KLU Dr. H. Fauzan, M.Pd  di Kantor Dinas Dikpora KLU di Gangga, Kamis, 10 Januari 2019. Pertemuan tersebut dalam rangka kegiatan  menyerahkan SK Perpanjangan Akreditasi untuk sekolah dan madrasah sekaligus membahas beberapa agenda lainnya seperti Persiapan Akreditasi Sekolah dan Madrasah untuk quota 2019 dan rencana MOU Pengawas Kemenag dan Dikpora dalam pendampingan SNP untuk sekolah dan madrasah di KLU.

Ditanya lebih jauh konsep dan program kedepan, Lalu Rahmat membeberkan beberapa hasil diskusi diataranya upaya kedua instansi ini didalam memberikan inovasi kepada sekolah dan madrasah untuk meningkatkan pendidikan di KLU serta membuat MOU untuk Pengawas Kemenag dan Dikpora dalam rangka melakukan kegiatan pembinaan di sekolah dan madrasah.

Terkait kondisi sekolah pasca gempa dilihat dari segi fisik bahkan penurunan instensitas belajar, Lalu rahmat mengungkapkan bahwa SK Akreditasi punya batas waktu masa berlaku.

“ SK Perpanjangan diberikan kepada sekolah dan madrasah di KLU yang sudah habis masa berlaku sertifikatnya, namun belum di akreditasi karena terbatasnya quota, sehigga SK ini berlaku sampai adanya penetapan kembali oleh BAN sekolah atau madrasah. Ada 29 SD, 8 SMP, 1 MTs serta 5 MA dan 1 SMA yang mendapatkan SK perpanjangan khusus untuk wilayah Lombok Utara “ ungkat Lalu Rahmat .

Terkait akreditasi di tahun 2018, Tim Assesor tidak bisa melakukan kegiatan visitasi karena gempa seperti yang disampaikan Lalu Rahmat.

“ Tahun 2018, tidak ada satupun sekolah atau madrasah  yang divisitasi karena terdampak gempa, sehingga tadi juga saya sempat sampaikan ke Kadis Dikpora apa tahun ini kita bisa visitasi sesuai quota yg keluar, dan Kepala Dinas Dikpora menjawab bisa, itu artinya di tahun 2019 akan ada sekolah atau madrasah yang akan divisitasi “ ungkap Lalu Rahmat.

 

Lebih jauh Lalu Rahmat mengungkapkan bahwa usulan  quota sekolah dan madrasah yang akan di visitasi di tahun 2019 telah keluar dengan jumlah 41 lembaga baik itu sekolah umum maupun madrasah dengan rincian untuk MI sebanyak 16 buah untuk MTs sebanyak 13 buah dan MA sebanyak 12 buah ( Mus Jonggat )

 

 

Pembuat Release    :    Mus Jonggat

Editor                    :    Hj. Diah Purnawati  ( Pengelola Website )

Disetujui                :    H. Zamroni Azis  ( Kasubag Humas )

406
Share :

INFORMASI LAINNYA