Pedoman Pelimpahan Nomor Porsi Jema’ah Wafat

Minggu, 10 Februari 2019 18:16

Pedoman Pelimpahan Nomor Porsi Jema’ah Wafat

Inmas_Berdasarkan SK Nomor 174 BKN 148 diatur Pedoman Pelimpahan Nomor Porsi Jema’ah Wafat. Pedoman dan dasar hukumnya berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 148 Tahun 2018, Jema’ah wafat yang telah diumumkan melunasi BPIH tahun berjalan, serta penerima pelimpahan: isteri/suami/anak/menantu.

Adapun syarat-syarat pelimpahan nomor porsi jema’ah wafat sebagai berikut:

1.   Asli Akta Kematian/Surat Kematian dari Kelurahan/Desa diketahui Camat.

2.   Asli Surat Kuasa Penunjukkan Pelimpahan Nomor Porsi Jema’ah wafat yang ditandatangani oleh anak kandung, suami/isteri,      dan menantu yang diketahui oleh RT, RW, Lurah/Kepala Desa, dan Camat.

3.   Asli Surat Keterangan tanggung jawab mutlak yang ditandatangani oleh calon jema’ah haji penerima pelimpahan nomor            porsi jema’ah wafat, dan bermaterai.

4.   Asli setoran awal dan/atau setoran lunas BPIH.

5.   Salinan KTP, KK, Akte Kelahiran/Surat Kenal Lahir atau bukti lain yang relevan dengan jema’ah haji yang wafat, yang dilegalisir dan distempel basah oleh pejabat yang berwenang dengan menunjukkan aslinya.  (Disadur dari edaran Kemenag RI) (Nurrosyidah Yusuf)

 

 

Pembuat Release    :     Nurrosyidah Yusuf

Editor                    :     Hj. Diah Purnawati  ( Pengelola Website )

Disetujui                :     H. Zamroni Azis  ( Kasubag Humas )

 

 

 

 

490
Share :

INFORMASI LAINNYA

DEPAG SIDOARJO TES SELEKSI CPNS 11 FEBRUARI
Kamis, 26 Januari 2006 12:00
Dihimbau Tingkatkan Kedisiplinan
Senin, 22 Juni 2020 09:47