Profil Muhammad Adzan, Paskibraka Nasional Asal Kota Bima

Rabu, 15 Mei 2019 10:54

Profil Muhammad Adzan, Paskibraka Nasional Asal Kota Bima

Kota Bima_Inmas, Muhammad Adzan, siswa kelas X IPA di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima berhasil menjadi salah satu petugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2019. Muhammad Adzan terpilih sebagai petugas Paskibraka perwakilan Provinsi NTB bersama siswi SMAN 2 Sumbawa. Keduanya akan bertugas bersama petugas Paskibraka lainnya dari seluruh Indonesia.

Muhammad Adzan terpilih setelah melalui tahap seleksi yang cukup panjang dan melelahkan. Siswa berdarah Palembang ini mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Nasional untuk mewakili Provinsi NTB pada 1 Mei s.d 5 Mei 2019 di Kota Mataram. Pengumuman dilakukan oleh Disdikbudpora Provinsi NTB, Ahad, 05/05/2019.

Muhammad Adzan lahir di Kupang pada tanggal 13 April 2003. Putra pasangan  Muhammad Daud dan Vivililiana ini merupakan anak ke-2 dari 4 bersaudara. Kedua orang tuanya berprofesi sebagai wiraswasta di Kota Bima. Adzan, panggilan akrab Muhammad Adzan memiliki hobi berenang.

Ketika ditanya motivasinya ikut Paskibraka adalah ingin menjadi pribadi yang lebih baik, dapat membanggakan kedua orang tua dan dapat mengenal apa yang namanya kerja tim.  

Adzan bersama Paskibraka perwakilan NTB akan berangkat menuju Jakarta pada pertengahan Juli 2019 mendatang. Selanjutnya akan mengikuti pelatihan untuk mempersiapkan formasi pengibaran dan penurunan bendera merah putih di Istana Negara pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2019 mendatang.

Persyaratan Paskibraka tingkat Nasional antara lain: tinggi badan untuk laki-laki minimal 170 cm dan untuk perempuan 165 cm, diharuskan kelas X, tidak kaki letter O atau letter X, serta berpenampilan menarik.      

Rekrutmen dan seleksi menjadi petugas Paskibraka dilakukan secara berjenjang dan bertahap mulai dari tingkat kabupaten/kota, tingkat Provinsi dan tingkat Nasional. Materi seleksi meliputi: tes tertulis, wawancara, baris berbaris, kesegaran jasmani/olahraga, kesenian, dan lain-lain.

Sejak berdirinya kota Bima, ini menjadi kali ke-4 utusan kota Bima menjadi Paskibraka Nasional. Pertama kalinya pada tahun 2003, saat itu kota Bima baru berdiri, kemudian pada tahun 2008, tahun 2010 dan terakhir pada tahun 2014. (Nurrosyidah Yusuf)   

 

Pembuat Release        :     Nurrosyidah Yusuf

Editor                        :     Hj. Diah Purnawati  ( Pengelola Website )

Disetujui                    :     Suherman,S.Pd      ( Kasubag Humas ) 

179
Share :

INFORMASI LAINNYA