Santunan Penuh Berkah Untuk Yatim Dan Dhuafa Di Festival Ramadhan Kab. Lombok Tengah

Senin, 20 Mei 2019 07:30

Santunan Penuh Berkah Untuk Yatim Dan Dhuafa Di Festival Ramadhan Kab. Lombok Tengah

Praya_Inmas, Aku dan Pemelihara anak yatim , akan berada di surga kelak, sabda Nabi Muhammad sambil mengisyaratkan dan mensejajarkan kedua jari tangan dan telunjuknya dalam hadist yang diriwayatkan Bukhari. Dari hadist tersebut, Nabi Muhammmad SAW , memiliki perhatian yang sangat besar kepada yatim piatu dan dhuafa.

Selaras dengan apa yang telah disabdkan oleh Nabi SAW, Keluarga besar Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah bersama jajarannya  Ahad, 19/5/2019 bertempat di Bencingah Adiguna praya menyalurkan santunan yatim piatu dan dhuafa pada acara Festival Ramadhan yang digelar Pemerintah Daerah Kab. Lombok Tengah . Acara dimulai dengan moment buka puasa bersama, masing-masing anak yatim piatu dan dhuafa di berikan voucher yang bisa digantikan dengan makanan apa saja yang diinginkan sesuai nilai voucher yang ada pada festival Ramadhan tersebut. Voucher inipun disediakan oleh Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah. Suka cita terpancar dari wajah anak-anak yatim piatu tersebut.

Keceriaan itu semakin jelas terlihat lagi, ketika acara pembagian santunan dimulai. 100 orang yatim piatu dari kecamatan yang ada . pembagian santunan langsung diberikan oleh kepala kantor Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah, H. Jalalussatuthy, dilanjutkan oleh Kasubag Tu, H. Muliadi serta kepala Seksi yang lain.

Menurut H. Jalalussayuthy , Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara Safari Ramadhan yang dilaksanakan sebagai slaha satu ikhtiar kami bersama dalam pelayanan bagi umat. Sejak awal ramadhan hingga hari ini, safari Ramadhan yang telah kami ikuti bisa berjalan dengan lancar dan itu ada di 18 titik pelaksanaan safari Ramadhan terdiri dari 12 titik yang dilaksanakan bersama Pemda Kab. Lombok Tengah, 5 titik yang dilaksanakan secara intern jajaran Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah dan satu titik bersama Kanwil Kemenag prov NTB, jelas H. Jalalussayuthy.

Dari beberapa titik safari Ramadhan yang telah dilaksanakan, Indahnya kebersamaan bisa kami maknai sebagai usaha untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sebagai pelayan masyarakat. Dan ini akan tetap kami bangun sebagai usaha menjalin kebersamaan, ujar H. Jalalussayuthy mengakhiri pembicaraan. (ins cancer)

167
Share :

INFORMASI LAINNYA