Diklat Kehumasan Menuju Profesionalitas

Senin, 17 Juni 2019 21:32

Diklat Kehumasan Menuju Profesionalitas

Denpasar INMAS,_Sebelas Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengikuti Diklat Kehupasan yang diselenggarakan Balai Diklat Keagamaan Denpasar. Kegiatan Diklat Kehumasan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Denpasar.

 

Sebelas peserta Diklat Kehumasan utusan Kementerian Agama Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang diselenggarakan Balai Diklat Keagamaan Denpasar adalah utusan dari Kementerian Agama Kabupaten Kota se Provinsi NTB, kecuali dari Kota Bima dan Kabupaten Lombok Utara tidak termasuk menjadi peserta Diklat, satu peserta dari Humas Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB, satu utusan dari UIN Mataram dan satu peserta dari STAHN Gede Puja Mataram.

 

“Kehadiran itu penting sebagai langkah awal dalam membentuk dan meningkatkan kedisiplinan, mari kita bersama untuk memikirkan bagaimana sehingga jalannya kegiatan ini menjadi semakin baik”, ucap Kepala Balai Diklat Keagamaan Dr. H. Jafar, M.Pd saat menyampaikan sambutan dan arahan sekaligus membuka secara resmi dimulainya kegiatan Diklat ini di Kampus II Balai Diklat Keagamaan Denpasar yang akan berlangsung selama 6 (enam) hari dari tanggal 17 sampai dengan 22 Juni 2019.

 

Lebih lanjut H. Jafar menyampaikan bahwa peranan Humas di Lembaga/Instansi sangat penting, maka sangat diharapkan berpenampilan menarik, punya citra yang bagus, dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa dan ucapan yang enak didengar, “Dalam setiap kata yang disampaikan agar mempunyai makna yang luas”, tampab H. Jafar dalam arahannya didepan peserta Diklat.

 

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Drs. I Made Winata dalam laporannya menyampaikan bahwa selain Diklat Kehumasan, juga ditempat yang sama dilaksanakan Diklat Teknis Tata Naskah Dinas Angkatan III Kementerian Agama Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan jumlah peserta masing-masing Diklat sebanyak 30 (tiga puluh) orang peserta.

 

Kegiatan ini dilaksanakan dilatar belakangi bahwa setiap Pegawai mempunyai kesempatan yang sama untuk diikut sertakan dalam pengembangan kompetensi sesuai dengan standar jabatan yang dipersyaratkan, “Yang berhak mengikuti Diklat dalam pengembangan kompetensi ini selain PNS Kementerian Agama, juga diperuntukkan bagi Non Pegawai Aparatur Sipil Negara (NPASN), Pegawai Negeri Sipil yang diperbantukan di lingkup Kementerian Agama dan Tokoh Masyarakat”, papar I Made Winata.

 

Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan Diklah ini menurut I Made Winata adalah selain untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, ketrampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional, juga untuk menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu, memantapkan orientasi sikap dan semangat pengabdian serta untuk menciptakan pegawai yang berkualitas, profesional, berintegritas dan bertanggung jawab. (miq olah)

_________________ 

Pewarta  :  Lalu Abdullah

Disetujui oleh  :  Suherman (Kasubag Humas)

739
Share :

INFORMASI LAINNYA