Humas Pembentuk Citra Sebuah Lembaga/Instansi

Selasa, 18 Juni 2019 10:06

Humas Pembentuk Citra Sebuah Lembaga/Instansi

Denpasar HUMAS,_”Publisitas adalah kegiatan dalam menempatkan berita mengenai produk, organisasi atau perusahaan di media massa, dengan kata lain publisitas adalah upaya orang atau organisasi agar kegiatan/produknya diberitakan media massa, dimana publisitas lebih menekankan pada proses komunikasi satu arah”.

 

Hal tersebut diatas disampaikan oleh I Nyoman Buda Antara, S.Sos (Kasubag Informasi & Humas Kanwil Kemenag Provinsi Bali) yang sekaligus sebagai Nara Sumber pada kegiatan Diklat Kehumasan Kementerian Agama Provinsi Bali, NTB dan Provinsi NTT dalam pemaparan materi yang berjudul “Publisitas Kantor Wilayah Kementerian Agama Dalam Meningkatkan Citra Kementerian Agama”, pada hari kedua (Selasa, 18-6-2019) dari 7 hari yang direncanakan.

 

Lebih lanjut I Nyoman Buda Antara juga menyampaikan bahwa Publisitas menurut Lesly adalah merupakan penyebaran pesan yang direncanakan dan dilakukan untuk mencapai tujuan lewat media tertentu untuk kepentingan tertentu dari organisasi dan perorangan.

 

Yang lebih penting Humas dituntut untuk lebih memahami bidang tugasnya dengan baik agar dapat menyejukkan publik dan memberikan pemahaman kepada masyarakat luas, “Reputasi dan aktivitas Humas sebagai corong dari sebuah Instansi sangat berpengaruh kepada public relations”, papar I Nyoman Buda Antara.

 

“Pembentukan citra untuk menanamkan persepsi terhadap masyarakat terhadap citra positif suatu Lembaga/Instansi, juga dapat dijadikan sebagai sarana dalam menyampaikan kebijakan Pemerintah kepada masyarakat”, ini adalah fungsi dan tujuan dari publisitas, lanjut pemaparan I Nyoman Buda Antara didepan 30 (tiga puluh) Peserta Diklat Kehumasan dari Provinsi Bali, NTB dan NTT.

 

Ada 4 sifat publisitas yang harus dipahami, (1)_Tingkat kebenaran atau kepercayaan yang tinggi, karena pemberitaan publisitas dianggap sebagai sesuatu yang benar dan dapat dipercaya, (2)_Juga memiliki kemampuan untuk dapat menggambarkan kebijakan Pemerintah dalam bentuk cerita yang jelas, (3)_Pesan yang disampaikan kepada masyarakat sebagai pesan komunikasi dan yang ke (4)_adalah sebagai berita yang dapat dibaca dan diketahui oleh setiap orang.  (miq olah)

192
Share :

INFORMASI LAINNYA