Sang Kamad Pejuang Sampah

Kamis, 25 Juli 2019 10:12

Sang Kamad Pejuang Sampah

sumbawa_inmas, Medang adalah sebuah pulau kecil berada sebelah utara Pulau Sumbawa, Pulau yang memiliki panjang 9 km ini secara administratif termasuk wilayah kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, 

Pulau Medang adalah pulau Indonesia yang indah ,dihuni oleh 3000 orang . Untuk menemukan pulau tersebut anda datang ke ibukota Sumbawa Besar  dan untuk menuju pulau Medang menggunakan kendaraan perahu motor dengan ditempuh  selama 3-4 jam dari Pantai Goa Labuhan Sumbawa dan sekarang telah tersedia Kapal cepat yang telah beroperasi.  Kapal cepat menempuh  perjalanan selama 45 menit  dari pelabuhan Badas ke pulau Medang.

Pulau Medang dihuni oleh dua desa yaitu desa Bugis dan Bajo . Desa tersebut hidup rukun  dan hidup harmonis  dan mayoritas penduduk bekerja sebagai nelayan, petani dan buruh dan sebagian ada beberapa Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di Kantor Pemerintahan Desa  dan Guru, dulu pula ini sangat bersih dan sangat indah dan banyak potensi pariwisata, pantai berpasir putih dan bukit, namun sekarang dengan banyaknya penghuni yang setiap tahun bertambah jumlah penduduknya ,namun kenyataannya sekarang pulau ini dipenuhi dengan sampah plastik sehingga pulau ini berubah dengan sampah plastik ,karena pengaruh jenis makanan / jajanan  yang semuanya  terbungkus dari bahan plastik ditambah lagi kesadaran masyarakat untuk membuang sampah sembarangan hingga terbawa oleh air hujan hingga ke laut yang dapat mengganggu ekosistim ikan di laut.

Salah seorang putra daerah warga desa Bajo Fadli namanya yang kesehariannya mendapat amanah menjadi Kepala Madrasah Aliyah Nurul Iman Pulau Medang merasa terpanggil untuk bagaimana pulau ini menjadi bersih dan indah untuk mengolah sampah plastik ini untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi barang-barang yang bernilai seperti kerajinan bunga plastik, ecobricks, tas, dompet plastik keranjang buah dan sayur.  dan mengolah sampah menjadi BBM seperti minyak tanah, bensin dan solar dan bekerjasama dengan pihak luar.

Kegiatan/program rutin dilakukan di sekolah sekolah dan warga sasaran. Antar jemput sampah, tahun ini menjadi tahun yang hebat bagi Pulau Medang utamanya komunitas dan program-program kami. Kami memanfaatkan sarana media sosial dan lainnya untuk menyebarluaskan kegiatan positif yang massive kami lakukan di Pulau Medang mulai dari edukasi, clean up, recycling, refuse, reuse semuanya kami dokumentasikan dengan baik dan kami share ke media sosial dan sahabat-sahabat pegiat lingkungan.

Kegiatan kami ini banyak mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri, pertemuan kami dengan kapal misi kemanusiaan VEGA menjadi awal perubahan dan perkembangan kegiatan kami ini. Mr. Shane dan Mrs. Meggy on Vega memberikan inspirasi dan motivasi, juga merekomendasikan kami mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan ekologi di berbagai tempat selain itu  juga mengirim kami belajar pengolahan sampah plastik ke Pulau Banda Neira Maluku Tengah yang sudah mandiri dan sukses menagani sampah plastik mereka.

Setelah itu kamipun berkenalan dengan wanita hebat asal Bantama Raya  ibu Lisa Jones,  yang membantu kami dalam segala hal,  merancang website kami menggalang dana dan mempromosikan Pulau Medang melaui media sosial dan website kami www.medang4change.com  juga yang menjadi penentu hadirnya mesin pintar pengolah sampah plastik untuk pulau Medang.

Mesin pintar ini dapat mengolah sampah plastik menjadi BBM jenis Solar, Bensin dan pengganti minyak tanah. Ibu lisa Jones membantu kami menggalang dana dari berbagai pihak untuk membeli mesin pintar tersebut dan sangat bersyukur mesin tersebut dapat dibeli. Mesin ini akan menjadi solusi permasalahan sampah pelastik pertama di NTB yang dimiliki Pulau Medang.

Semoga dengan adanya mesin ini kami dapat mengatasi pencemaran sampah plastik di Pulau Medang dan pulau-pulau lain di sekitarnya____(joko)

 

Pembuat Release             :     J o k o

Editor                             :     Dra. Hj. Diah Purnawati 

Disetujui Kasubag Humas  :    Suherman,S.Pd     

 

 




211

INFORMASI LAINNYA