H. Nasruddin – Semangat 17 Agustus Dalam Mengikat Simpul Keberagaman Menuju NTB Gemilang

Sabtu, 17 Agustus 2019 10:52

H. Nasruddin – Semangat 17 Agustus Dalam Mengikat Simpul Keberagaman Menuju NTB Gemilang

“Kita akan terus memompa semangat, mengikat kembali simpul-simpul keberagaman, membangun kolektivitas yang sempat terlepas, dan disaat kebersamaan memelihara api optimisme disaat kesulitan datang”

 

Mataram INMAS,_Sebelum terbitnya matahari, seluruh masyarakat Indonesia sudah menyiapkan diri dan berbondong-bondong menuju tempat-tempat dilaksanakannya untuk mengikuti Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-74 Tahun 2019, terutama bagi Karyawan/wati Dinas Instansi, tidak ketinggalan bagi Karyawan/wati Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat.

 

Upacara yang penuh dengan kehidmatan ini, selain peserta Upacara dari seluruh Karyawan/wati Kanwil Kemenag Provinsi NTB, tampak juga seluruh Pejabat Eselon III dan IV Kanwil Kemenag Provinsi NTB turut hadir dalam Upacara dimaksud serta 4 orang dari Irjen Kementerian Agama RI yang masuk dalam barisan Pejabat Eselon III.

 

Bertindak selaku Pembina Upacara adalah Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB H. Nasruddin, Komandan Upacara Dewa Mertayasa, Pengibar Bendera Lalu Muhsan, Yuli dan Fitri, Pembaca Tek Proklamasi Syukri dan Pembaca UUD 1945 adalah Lalu Abdullah, Derijen Sury Jae dan Korsik oleh Pembimas Katolik, Pembaca do’a H. Nurdin, Pembawa Acara Sri dan perlengkapan adalah Sub Bagian Umum.

 

“Dalam momentum HUT RI Ke-74 ini, mari kita renungkan kembali hal-hal yang telah ditakdirkan Tuhan untuk kita, terutama tentang anugerah kemerdekaan yang diraihnya delam perjuangan dengan darah dan air mata oleh para pendahulu kita, sehingga sangat patut untuk kita berikan penghargaan terbaik untuk mereka”, ucap H. Nasruddin dalam amanat upacaranya.

 

Selanjutnya, H. Nasruddin menjelaskan bahwa satu tahun yang silam Allah SWT mendatangkan sebuah ujian untuk kita berupa gempa bumi dan longsor di beberapa tempat yang memporakporandakan banyak hal, sehingga hanya kemerdekaan saja yang tertinggal, dan saat ini sudah terlihat geliat-geliat untuk membangun kembali apa yang sudah hilang dari kita, ini membuktikan masyarakat NTB memiliki tekad dan semangat dengan lebih gigih, paparnya.

 

“Kita akan terus memompa semangat, mengikat kembali simpul-simpul keberagaman, membangun kolektivitas yang sempat terlepas, dan disaat kebersamaan memelihara api optimisme disaat kesulitan datang”, tegas H. Nasruddin untuk mengajak kita bangkit kembali, “Kemerdekaan yang telah diproklamirkan Soekarno 74 tahun yang silam adalah kristalisasi perjuangan panjang Bangsa untuk meraih kemerdekaan, sejarah ini akan terus kita kenang, bahwa sepanjang dan sesulit apapun rintangan tetaplah bisa menghasilkan kemenangan yang gemilang”, pungkas H. Nasruddin mengahiri amanatnya. (miq olah)

________________  

Pewarta  :  Lalu Abdullah

Disetujui oleh  :  Suherman (Kasubag Humas).

227
Share :

INFORMASI LAINNYA