Kegiatan IMTAQ MAN Dompu

Jumat, 20 September 2019 22:35

Kegiatan IMTAQ MAN Dompu

MAN Dompu_Inmas,  Kegiatan Imtaq merupakan salah satu agenda rutin mingguan yang dilakukan oleh MAN Dompu. Imtaq merupakan singkatan dari Iman dan Taqwa. Kegiatan Imtaq bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan para siswa, guru dan TU MAN Dompu kepada Allah SWT. MAN Dompu mengagendakan kegiatan Imtaq setiap hari Jum'at, bahkan kegiatan Imtaq setiap hari Jum'at  termasuk dalam jadwal KBM MAN Dompu.

Jum'at pagi (20/09/2019) di Lapangan serba guna MAN Dompu dilaksanakan kegiatan Imtaq yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi, Dewan Guru dan TU MAN Dompu. Siswa petugas pengisi acara kegiatan Imtaq dijadwalkan secara bergilir per kelas. Kegiatan Imtaq dimulai pada pukul 06.45 s/d 07.55 Wita yang dipandu oleh petugas dari kelas XII Sosial 1. Kegiatan di awali dengan pembacaan Surat Yaa Siin, biasanya dilanjutkan dengan hafalan/tahfidz Al-Qur'an oleh siswa pada surat - surat di Juz 30 dan Juz 29 kemudian dilanjutkan dengan pidato atau ceramah keagamaan oleh siswa. Akan tetapi dua kegiatan tersebut pada kegiatan Imtaq kali ini ditiadakan karena siswa yang bertugas berhalangan hadir.

Acara kegiatan Imtaq dilanjutkan dengan arahan PLH Kepala MAN Dompu Hairil Anwar, S.Pd. Dalam arahannya Hairil Anwar menyampaikan bahwa Al Qur’an diturunkan dengan iringan keberkahan, sebagaimana Allah menyatakannya dalam surat Al An’am ayat 92, “Dan ini (Al Quran) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi.” maka seiring keberkahannya itulah pahala membaca Al Quran juga sangat berlimpah.  Ada 10 pahala yang akan kita dapatkan dalam perjalanan di dunia hingga akhirat kelak apabila kita membaca al Quran, yang pertama adalah mendapat ketenangan dan dimuliakan Allah. Yang kedua adalah diangkatnya derajat. Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam telah bersabda: “Sesungguhnya Allah mengangkat dengan kitab ini derajat suatu kaum dan merendahkan dengannya yang lainnya.” (HR. Muslim). Yang ketiga adalah setiap huruf memiliki satu pahala kebaikan dengan sepuluh kali lipatnya. Dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari kitabullah maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan Alif Laam Miin itu satu huruf, tetapi Alif itu satu huruf dan Laam itu satu huruf dan Miim itu satu huruf.” (HR. At Tirmidzi). Yang keempat adalah dibersamai malaikat yang mulia. Yang kelima adalah diingat di langit. Yang keenam adalah cahaya di hari kiamat. Rasulullah bersabda: “Siapa yang menyimak ayat dari kitabullah, dituliskan baginya kebaikan yang berlipat. Dan siapa yang membacanya, maka baginya cahaya di hari kiamat.” (HR. Ahmad). Yang ketujuh adalah syafaat di hari kiamat. Yang kedelapan adalah mendapat tempat sesuai akhir bacaan Al Qur’an. Dari Abdullah bin Amru bin Ash radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Dikatakan kepada sahabat Al Qur’an, ‘Bacalah dan mendakilah! Bacalah dengan tartil sebagaimana kamu membaca dengan tartil di dunia! maka sesungguhnya tempatmu di akhir ayat yang kamu baca.’” (HR. Abu Dawud). Yang kesembilan adalah menjadi keluarga Allah dan hamba pilihan-Nya. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala memiliki keluarga di antara manusia.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, siapa mereka?” Beliau bersabda, “Mereka adalah Ahlul Qur’an yang menjadi keluarga Allah dan hamba pilihan-Nya.”. Dan pahala membaca al Quran yang kesepuluh adalah mendapat mahkota dan dapat memuliakan orang tua. Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang membaca Al Qur`an, mempelajarinya dan mengamalkannya, kelak pada hari kiamat dikenakan mahkota dari cahaya yang sinar kemilaunya seperti cahaya matahari. Dan bagi kedua orang tuanya masing-masing dikenakan untuknya dua pakaian kebesaran yang tak bisa dinilai dengan dunia, maka kedua orangtuanya bertanya: ‘Karena apa kami diberi pakaian (kemuliaan) seperti ini?’ Maka dijawab: ‘Karena anak kalian berdua belajar dan menghafal al Qur`an’.” (Mustadrak Al-Hakim)." ungkap Hairil Anwar.

Di akhir arahannya Hairil Anwar mengajak seluruh siswa, Bapak dan Ibu Guru serta TU MAN Dompu untuk menyukseskan Gelar BDW (Gerakan Shalat Fardu Berjama'ah Di awal Waktu). Gelar BDW pernah digaungkan ketika Hairil Anwar pada bulan Oktober 2015 baru di mutasi di MAN Dompu. Gelar BDW adalah upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga madrasah (Kepala Madrasah, guru, peserta didik, pegawai) sebagai bagian dari ekosistem pendidikan. Gelar BDW memperkuat nilai budaya kerja Kementerian Agama RI.

Kegiatan dalam Gelar  BDW adalah lebih kurang 20 menit menunaikan shalat fardu berjama'ah di Mushalla/masjid. Bapak atau Ibu Guru yang memiliki jam ke tujuh bersama siswa kelasnya berhenti ketika mendengar adzan, mengajak siswanya untuk menjawab adzan. Seusai adzan bersama siswanya membaca do'a adzan, lalu mengajak dan bersama-sama siswa untuk segera menunaikan Shalat Dzuhur berjama'ah di Mushalla MAN Dompu dan sebagian besar yang lain kalau sudah penuh di Mushalla MAN Dompu menunaikan Shalat Dzuhur berjama'ah di Masjid Jami' Qushurul Jannah Kandai 2. _ _ _(Humas MAN Dompu)


Pembuat  Rilis                          :        Humas MAN Dompu

E d i t o r                                 :        Dra. Hj. Diah Purnawati

Disetujui Kasubag Humas          :        Suherman, S.Pd

298
Share :

INFORMASI LAINNYA