KUA Moyo Hulu Sosialisasi Undang-Undang Nomor : 16 tahun 2019

Minggu, 03 November 2019 05:57

KUA Moyo Hulu Sosialisasi Undang-Undang Nomor : 16 tahun 2019

Sumbawa Besar_Inmas, Sebagai upaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Kepala Kantor Urusan Agama ( KUA ) kecamatan Moyo Hulu H.Sofian, S.Ag memberikan sosialisasi Undang Undang Nomor : 16 tahun 2019 yang berlangsung di Masjid Jami Desa Batu Tering kecamatan Moyo Hulu Jum'at, 1 Nopember 2019. Hadir pada acara tersebut Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Penyuluh Agama Islam dan unsur Kepala Desa setempat. 

Lebih lanjut H.Sofian, S.Ag menegaskan terbitnya Undang Undang Nomor : 16 tahun 2019 sebagai perubahan Undang Undang Nomor : 1 tahun 1974 tentang perkawinan dimana salah satu pasal menyebutkan bahwa setiap Calon Pengantin baik laki laki maupun perempuan harus berumur 19 tahun untuk melangsungkan perkawinan, jika tidak memenuhi persyaratan tersebut harus ada dispensasi dari Pengadilan Agama, berbeda dengan Undang Undang Nomor : 1 Tahun 1974 bahwa batas minimal usia Calon Pengantin bagi laki laki 19 tahun dan perempuan 16 tahun.

Selain Undang Undang 16 tahun 2019 pada kesempatan itu pula di sosialisasikan Peraturan Menteri Agama ( PMA ) 20 tahun 2019 sebagai pengganti Peraturan Menteri Agama ( PMA ) Nomor: 19 tahun 2018 tentang pencatatan pernikahan yang dianggap tidak lagi sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan saat ini, oleh karena itu H.Sofian berharap agar semua tokoh agama dan  tokoh masyarakat dan unsur Kepala Desa agar mendukung sepenuhnya pelaksanaan Undang Undang Nomor 16 tahun 2019 terangnya.

Di tempat yang terpisah Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Sumbawa H.Ahmad Taufik, S.Ag, MM memberikan apresiasi kepada Kepala KUA Moyo Hulu beserta jajaran atas terlaksananya acara Sosialisasi Undang Undang Nomor 16 tahun 2019. Undang Undang yang baru ini mengatur tentang ketentuan sebagaimana dijelaskan pada pasal 7 bahwa batas usia bagi calon Pengantin yang akan melangsungkan pernikahan baik pria maupun wanita disamakan harus mencapai 19 tahun, berbeda dengan UU No 1 tahun 1974 batas usia pernikahan bagi laki 19 tahun dan bagi perempuan 16 tahun. Hal inilah yang harus disosialisasikan agar mendapat respon yang positif di tengah tengah masyarakat, tentu peran aktif kepala KUA, Penghulu, Penyuluh serta berbagai unsur lainnya sangat diharapkan dalam mendukung pelaksanaan Undang Undang Pernikahan yang baru ini terang KakanKemenag. (Alim )

 

Pembuat Rilis       :     A l i m  

E d i t o r             :     Dra. Hj. Diah Purnawati

 

 

244
Share :

INFORMASI LAINNYA