Peran Strategis Guru Dalam Mencetak Generasi Rabbani

Rabu, 27 November 2019 20:55

Guru merupakan garda terdepan dalam mencetak generasi bangsa, guru adalah rasul         pembangun bangsa, sosoknya yang mampu mengubah wajah dunia yang suram menjadi                 wajah dunia menjadi terang di karenakan karena sebuah ilmu yang dimiliki oleh seorang guru. Sehingga wajar guru di berikan nobel atau gelar sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.


Jasa seorang guru tidak berhenti ketika mereka tidak lagi menjadi guru, tapi jasa seorang guru terus mengalir dan terpatri di dalam setiap hati sanubari setiap muridnya walaupun hari telah berlalu,zaman telah berganti, era telah berubah, dan dunia telah berakhir, jasa seorang guru tidak akan pernah bisa terlupakan. Profesi apapun namanya di dunia adalah berkat dan jasa seorang guru, maka sangat wajar Islam memberikan penghargaan yang sangat tinggi terhadap guru, begitu tingginya penghargaan itu sehingga menempatkan kedudukan guru setingkat di bawah kedudukan Nabi dan Rasul .   


Kedudukan yang diberikan oleh Allah kepada guru ini di kutip dalam sebuah hadits dari buku Asma Hasan Fahmi ” Tinta ulama lebih berharga dari darah syuhada, orang yang berpengetahuan melebihi orang yang senang beribadah, yang berpuasa dan menghabiskan waktu malamnya untuk sholat, bahkan melebihi orang-orang yang berperang di jalan Allah ” . Sebenarnya tingginya kedudukan guru dalam Islam merupakan realisasi dari ajaran Islam itu sendiri , karena Islam memuliakan ilmu pengetahuan dan ilmu pengetahuan itu di dapat dari belajar dan mengajar.     

   

Maka sangat wajar , kalau kita belajar dari sejarah negara Jepang yang sedang di landa krisis akibat dari luluh lantahnya kota Hirosima dan Nagasaki, kaisar jepang segera memerintahkan untuk mendata seluruh guru yang selamat dari serangan itu untuk dapat membangun kembali sebuah negara dengan cara mencerdaskan anak bangsa, dan suatu bangsa akan menjadi baik apabila sumber daya yang memegang kekuasaan berkualitas tinggi, dan sumber daya inilah merupakan modal utama sebuah negara untuk mampu survive dalam percaturan dunia. 

       

Semoga dengan penghormatan dan kedudukan tinggi yang di berikan kepada seorang guru, dapat terus membangkitkan semangat dedikasi dalam membentuk akhlak, mendidik, membimbing, mengarahkan seluruh muridnya agar menjadi murid yang siap menghadapi hari dengan penuh keyakinana dan percaya diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi kekhalifahannya di muka bumi dengan baik.

 

Selamat hari guru ke- 74 ” Hidup guruku, Jaya Bangsaku ”

Penulis : Maesarah, M.Pd.I


66
Share :

INFORMASI LAINNYA