H. Syamsul H. Ilyas : Banggalah Menjadi Insan Madrasah

Rabu, 04 Desember 2019 23:29

H. Syamsul H. Ilyas :  Banggalah Menjadi Insan Madrasah

MAN Dompu_Inmas, Tingkatkan kedisiplinan, MAN Dompu laksanakan kegiatan Pembinaan Guru dan Pegawai dengan pemateri utama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu pada hari Rabu 4 Desember 2019. Acara tersebut dimulai pukul 13.00 Wita yang dihadiri oleh 95 % dewan guru dan pegawai MAN Dompu. Acara yang dilaksanakan di ruangan kelas XII Sosial 2 tersebut berlangsung meriah dan tenang.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu Drs. H. Syamsul H. Ilyas, M.Si yang didampingi Kasi Pendidikan Madrasah Drs. H. Muh. Ikhsan, MM, Ketua Pokjawas Drs. Tirmizi, Pengawas Madrasah/Pengawas Pembina MAN Dompu Drs. H. Mokh. Nasuhi, M.Si. Kehadiran Kepala Kankemenag beserta tim disambut oleh Kepala Madrasah Aliyah Negeri Dompu Drs. Khaeruddin, dewan guru dan pegawai MAN Dompu dengan rasa kekeluargaan yang mencerminkan kebersamaan yang begitu dekat.

Acara diawali dengan pembacaan ayat - ayat suci Al-Qur'an oleh Pembina Theater Plastik MAN Dompu Hermansyah, S.Pd, dilanjutkan dengan sambutan Drs. Khaeruddin selaku Kepala MAN Dompu. Dalam sambutannya, Khaeruddin mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kepala Kantor Kemenag Dompu dan tim. Selanjutnya, untuk meningkatkan kedisiplinan, beliau mengajak kepada seluruh guru dan karyawan MAN Dompu untuk bersungguh-sungguh dalam mengikuti pembinaan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu.

Sementara itu, dalam pembinaannya, Kakankemenag Dompu secara panjang lebar menjelaskan kepada dewan guru dan pegawai MAN Dompu betapa pentingnya menjadikan madrasah sebagai sebuah kebanggaan.

“Kebanggaan menjadi bagian dari madrasah adalah modal utama dan harus dibangun oleh setiap individu untuk meningkatkan prestasi kerja. Bangga menjadi insan madrasah bukan hanya pada saat berada di madrasah saja tetapi diluar madrasah dan dimanapun berada merasa banggalah menjadi insan madrasah.” Tuturnya. 

"Sebagai wujud nyata kebanggaan tersebut, salah satu contohnya mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari seperti membiasakan diri ketika mendengar adzan berkumandang, jawablah adzan tersebut, segera tinggalkan aktifitas dunia lainnya untuk menunaikan shalat. Dan jadilah insan yang mampu melaksanakan akhlakul karimah kapanpun dan dimanapun berada. Juga secara bersama-sama guru, pegawai, dan kepala madrasah dalam mengelola pendidikan berusaha mensinergikan peran masing-masing untuk kemajuan MAN Dompu," ungkap H. Syamsul H. Ilyas.

H. Syamsul H. Ilyas dalam pembinaannya juga menegaskan agar Kepala MAN Dompu beserta semua unsur di MAN Dompu memaksimalkan kembali peran komite madrasah. Komite madrasah adalah salah satu pilar dari 4 pilar dalam pendidikan disamping siswa, guru, dan kepala madrasah yang perannya sangat menentukan bagi maju mundurnya MAN Dompu.

"Peran komite madrasah itu penting karena komite madrasah itu adalah wadah bagi orang tua atau wali murid MAN Dompu untuk berkumpul, bermusyawarah, memberikan sumbangsih pikiran dan tenaga untuk kemajuan lembaga ini," tegas H. Syamsul H. Ilyas.

Pada kesempatan yang sama Kepala Seksi Penmad, H. Muh. Ikhsan mengutip pidato Mendikbud RI yang baru, bahwa tugas guru adalah tugas yang mulia dan tugas yang tidak mudah, guru bukan lagi sebagai regulator tetapi sebagai pelayan dan membantu siswa dalam pembelajaran.

"Kepala MAN Dompu beserta jajarannya harus bangga menjadi insan madrasah. Tunjukkan di masyarakat bahwa MAN Dompu mampu lebih banyak lagi berprestasi," papar H. Muh. Ikhsan.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Ketua Pokjawas, Drs. Tirmizi menegaskan, " tugas dan fungsi guru madrasah adalah 1). sebagai mudarris yakni mencerdaskan, dan melatih keterampilan siswa sesuai dengan bakat dan minatnya, 2). sebagai muaddid yakni melatih, melihat, mengontrol etika dan adab siswa, 3). sebagai muallim yakni menjelaskan hakekat pengetahuan, mentransfer ilmu kepada siswa, 4). sebagai mursyid yakni memberikan bimbingan, nasehat, penghayatan kepada siswa dengan ikhlas, dan 5). sebagai murabbi yakni mendidik secara rohani, mental, sikap dan tabiat siswa".

"Untuk memudahkan pembinaan dan pengontrolan kepada setiap siswa semua guru dimaksimalkan perannya. Dari 820 siswa MAN Dompu dibagi 80 guru maka setiap 1 orang guru membina dan mengontrol masing - masing 10 oran siswa. Semoga cara ini diterapkan di MAN Dompu," papar Tirmizi.

Pada kesempatan terakhir dalam acara yang sama, Pengawas Madrasah sekaligus Pengawas Pembina MAN Dompu, Drs. H. Mokh. Nasuhi, M.Si menceritakan bahwa dirinya sebelum jadi PNS Kemenag telah berprofesi sebagai jurnalis dan sampai sekarang masih tetap juga sebagai jurnalis. Pertama kali diangkat jadi PNS langsung ditugaskan di Kanwil Kemenag Prop. NTB sebagai konseptor naskah pidato atau ceramah Kepala Kanwil Kemenag Prop. NTB.

"Maksimalkan kembali peran komite madrasah. Banggalah dengan sebenar-benarnya sebagai warga madrasah, jadilah contoh teladan terbaik kepada siswa, wariskanlah ilmu agama akhlakul karimah kepada siswa, terjemahkanlah dengan baik apa yang menjadi instruksi pimpinan" papar H. Mokh. Nasuhi mengakhiri arahannya.

Diakhir pembinaan ditutup dengan do'a bersama yang dipandu oleh Sirajudin Abbas, S.HI dan salam - salaman. (Hairil Anwar)


Pembuat Rilis       : Hairil Anwar

Editor                  : Rina Margasari, SE

455
Share :

INFORMASI LAINNYA

Silaturrahim melalui Pengajian
Jumat, 15 Januari 2016 16:29
28 PNS ikuti UPKP
Jumat, 15 Januari 2010 12:00