Menanti Gebrakan Dan Inovasi Penyuluh Agama Islam Non PNS Baru Kemenag Lombok Tengah

Jumat, 14 Februari 2020 07:30

Menanti Gebrakan Dan Inovasi Penyuluh Agama Islam Non PNS Baru Kemenag Lombok Tengah

Praya_inmas,  Menjadi garda terdepan dari sebuah tugas ,terlebih berhubungan langsung dengan masyarakat dan demi kemaslahatan umat memang berat dengan tipikal dan karakter pola pikir masyarakat berbeda beda,banyak rintangan baik pahit atau pun manis dihadapi, dan itu sudah menjadi bagian dari profesi pekerjaan yang kami jalani dan kami harus siap menjalani dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas tinggi. Tidak sedikit problem/masalah yang kami temui di masyarakat mampu kami hadapi langsung namun setiap permasalahann itu menjadi sebuah pelajaran untuk kedepannya agar menjadi lebih baik dalam membimbing, memberi arahan terhadap masyarakat dan umat. Hal ini yang menjadi wujud perhatian dari Kementerian Agama khususnya Penyuluh Non PNS lingkup Kemenag Lombok Tengah yang menangani langsung di masyarakat dan menjadi corong terdepan dalam membimbing masyarakat.

Berkaitan hal tersebut  Seksi Bimas Islam Kemenag Lombok Tengah melaksanakan Bimbingan  Tekhnis dari tanggal 12 Februari sampai dengan 13 Februari 2020 kepada 104 orang Penyuluh Agama Islam Non PNS yang akan disebar di 12 KUA di kecamatan se Kab.Lombok Tengah yang terbagi pelaksaan bimteknya selama dua hari di dua tempat,yaitu hari pertama di Kecamatan Batukliang,hari ke dua di Kecamatan Praya Timur, dan disetiap kecamatan tempat berlangsungnya bimtek ini diisi oleh masing masing enam KUA, semua Penyuluh Agama Non PNS  agar dapat memahami langkah atau cara seperti apa disetiap permasalahan itu agar dapat teratasi, baik permasalahan mengenai perkawinan, hukum waris,wakaf,TPQ atau pun tentang rawan narkoba dan radikalisme.

Menurut Kasi Bimas Islam Kemenag Lombok Tengah  H.Muzakir Hayyi nantinya ke 104 orang Penyuluh Agama Non PNS ini setelah bimtek berlangsung dapat langsung action untuk terjun membimbing di masyarakat dan dapat membantu tugas dari KUA di masing masing tempat dimana  mereka akan ditugaskan. Harapan Kasi Bimas  nantinya penyuluh ini mampu menekan atau mengurangi angka pernikahan usia dini dan mampu menjelaskan di masyarakat tata cara dalam pernikahan baik pernikahan dibawah umur atau pun pernikahan yang usia calon pengatinnya sudah masuk dalam UU perkawinan tentang batas usia minimal pengajuan syarat dalam perkawaninan. Selain itu  bukan itu Kasi Bimas Islam Kemenag Lombok Tengah juga mengingatan fungsi penyuluh dan  selalu memaksimalkan 4 fungsi penyuluh antara lain :1. Fungsi Informatif. 2. Fungsi Edukatif. 3. Fungsi Advokatif. 4. Fungsi Konsultatif.

Hadir juga dalam bimtek ini Ketua Pokjaluh atau Ketua Kelompok Penyuluh, Kapala KUA  di 12 kecamatan Kabupaten Lombok Tengah dan Penyuluh PNS yang juga nantinya sebagai mentor dan pembimbing di masing masing wilayah bimbingan pada KUA kecamatan dan diharapkan kepada Penyuluh Agama Islam Non PNS Lombok Tengah ini untuk selalu berikhtiar tanpa henti.  Semoga Allah SWT meridhoi.Amin. ( Rid_Lth)

 

 

Pembuat Rilis                      :      Farid Rahmatullah

E d I t o r                           :      Dra. Hj. Diah Purnawati

Disetujui Kasubag Humas     :      Drs. H. Saipun Nasri, M.Pd

 

 

 

277
Share :

INFORMASI LAINNYA

Peringatan HAB Lobar Dimeriahkan Lomba
Selasa, 29 Desember 2015 06:34
Kamis, 01 Januari 1970 07:00