Mari Membasmi Radikalisme

Selasa, 18 Februari 2020 08:46

Mari Membasmi Radikalisme

Mataram_Inmas, Pembimbing Syari’ah Hj. Eka Muftati’ah melaporkan program-program kegiatan pada apel pagi Senin (17/02/2020) sekaligus sebagai pembina apel yang dilaksanakan di halaman Kantor Wilayah Kemenag Provinsi NTB dan dihadiri seluruh ASN lingkup Kanwil Kemenag Provinsi NTB.

Pembimbing Syari’ah Hj. Muftatiah mengajak untuk terus berupaya meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas di bidang masing-masing kepada seluruh Pembimbing, Pembimas dan Kabid. Dihadapan peserta apel pagi Pembimbing Syari’ah menginformasikan bahwa  program yang telah dilaksanakan pada tahun 2019 yang lalu ada dua subdit yang diselesaikan, yang pertama adalah bina faham keagamaan , dimana bina faham keagamaan ini berada pada tugas dan fungsi bidang Syari’ah.

Disampaikan Hj. Eka Muftati’ah bahwa bina faham keagamaan menangani faham-faham atau aliran yang bermasalah di Nusa Tenggara Barat. Sesungguhnya telah ada kelompok kerja tentang radikalisme yang kini menjadi prioritas utama dari Kementerian Agama Pusat. Untuk itu didaerah harus turun tangan memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Terkait dengan radikalisme  Hj. Eka Muftati’ah menjelaskan bahwa saat ini  teroris merupakan ancaman yang serius yang setiap saat dapat membahayakan keselamatan bangsa dan negara serta kepentingan nasional. Oleh karena itu ancaman teroris perlu dicegah dengan salah satu program yaitu Deradikalisasi. Hj.Eka Muftati’ah menambahkan bahwa Deradikalisasi adalah upaya untuk menetralisir paham-paham radikal melalui pendekatan interdisipliner, seperti hukum, psikologi, agama, ekonomi, kemanusiaan dan sosial budaya bagi mereka yang dipengaruhi atau terekspose paham radikal dan / atau pro kekerasan, seperti misalnya  mendampingi mantan-matan teroris atau paham-paham keagamaan melalui peran penyuluh agama. Dan pada akhir tahun 2019 yang lalu telah merekrut penyuluh agama dan telah menerbitkan SK penyuluh-penyuluh agama tersebut untuk  membina masyarakat dari tingkat desa, kecamatan bahkan sampai di kabupaten/kota di -  NTB. Dalam kesempatan tersebut Hj. Muftati’ah mengapresiasi para penyuluh agama sebagai ujung tombak dalam memberikan penyuluhan dan pemahaman kepada masyarakat yang meyakini aliran-aliran yang menyimpang dari aqidah dan ajaran Islam.

Selanjutnya terkait dengan Hisab Ru’yat Hj.Eka Muftati’ah menyampaikan bahwa setiap tahun bidang Syari’ah melaksanakan Hisab Ru’yat untuk penentuan awal bulan Ramadhan   maupun akhir dari bulan Ramadhan, serta penentuan satu Syawal/ Hari Raya  dan seterusnya  dengan senantiasaa bersinergi dan bekerjasama dengan lembaga lain yang terkait dengan tupoksi sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya. Selain itu ada pula Kalibrasi Masjid dan Musholla di sepuluh Kabupaten/Kota se – NTB. Hj. Eka Muftati’ah mengatakan betapa pentingnya pengukuran ini untuk menentukan Arah Kiblat bagi setiap masjid maupun mushalla yang akan dibangun. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kesalah fahaman masyarakat bahwa Barat dan arah tenggelamnya matahari masih dianggap sebagai Arah Kiblat.

Sebelum mengakhiri Hj. Eka Muftati’ah menyampaikan bahwa apabila digali pekerjaan di bidang Syariah maka sesungguhnya banyak pekerjaan yang bisa dilakukan. Selain melakukan tugas pokok bidang Syariah maka ada pula pembiasaan yang rutin dilaksanakan di sela-sela menjalankan tugas yaitu membaca Al-Qur’an. Untuk itu Hj.Muftati’ah mengajak  untuk menggali pekerjaan diluar kegiatan dan program yang ada dalam DIPA. Mhd

 

Pembuat Rilis                        :    H.Muhamad, SH

E d i t o r                                :    Dra. Hj. Diah Purnawati

Disetujui Kasubag Humas     :    Drs. H. Saipun Nasri, M.Pd

 

310
Share :

INFORMASI LAINNYA