Jaga Pernikahanmu Sesuai Ketentuan Dan Peraturan Allah SWT

Kamis, 26 Maret 2020 11:31

Jaga Pernikahanmu Sesuai Ketentuan Dan Peraturan Allah SWT

Fahami dan hayatilah dengan seksama akan arti dan tujuan pernikahan ini, yakni ketentuan dan peraturan bagi manusia yang datangnya dari Allah SWT dalam membentuk keluarga sakinah, mawaddah dan warahmah

 

Labuapi INMAS,_ Disaat mewabahnya Virus Corona (Covid-19) dan dikeluarkannya himbauan Polda NTB untuk tidak mengadakan sebuah acara yang mengakibatkan berkumpulnya orang lebih dari sepuluh orang tidak menjadikan penghalang untuk melanjutkan pernikahan sepasang sejoli ini, Kepala KUA Kecamatan Labuapi pun terus melaksanakan kehendak nikah masyarakatnya.

Menurut ajaran Islam, bahwa kita tidak boleh menunda sebuah kehendak pernikahan” disampaikan Penghulu KUA Kecamatan Labuapi H. Mahalli setelah memandu pernikahan Lalu Charisma Hawari dengan Hafifah Gustiza Putri (Kamis, 26-3-2020) di rumah mempelai wanita Jalan Uranus Blok B-4 BTN Mavilla Rengganis, “Selaku aparat Pemerintah khususnya dalam menikahkan masyarakat kami, tidak menjadi alasan untuk menolak permintaan masyarakat kami dalam melaksanakan kehendak nikahnya, walaupun saat ini sedang merebaknya penyebaran virus corona yang melanda daerah kita”, tambah H. Mahalli.

Demikian juga yang dilontarkan Wali Nikah Bambang Agus Sueharto yang menyatakan sangat paham atas keresahan masyarakat tentang mewabahnya virus corona ini, “Saya sangat paham akan keresahan masyarakat yang akan berkumpul dalam jumlah banyak, untuk itu kami harus mengikuti anjuran pemerintah untuk memutus penyebaran virus corona ini, seperti menyiapkan sarana untuk mencuci tangan dan masker agar para tamu saya terhindahr dari virus ini” ungkapnya.

H. Suharti Anggaimangi  dalam mengawali pembacaan Khutbah Nikah yang dirangkai dengan nasehat perkawinan tidak lupa mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena pagi ini (Kamis, 26-3-2020) ada dua insan Hamba Allah yang shaleh dan shalihah untuk melangsungkan prosesi akad nikahnya setelah kurang lebih 5 tahun menjalin hubungan untuk saling mengetahui sifat, karakter dan keluarganya masing-masing.

Selanjutnya dalam nasehat perkawinannya H. Suharti juga mengingatkan kepada kedua mempelai bahwa jodoh, rezki dan mati adalah ketentuan dari Allah SWT semata, bukan sebebas kemauan kita manusia, “Fahami dan hayatilah dengan seksama akan arti dan tujuan pernikahan ini, yakni ketentuan dan peraturan bagi manusia yang datangnya dari Allah SWT dalam membentuk keluarga sakinah, mawaddah dan warahmah”, ingatnya.

Diakhir prosesi akad nikah pagi ini, Kepala KUA Kecamatan Labuapi yang diwakili Penghulunya H. Mahalli juga tidak lupa untuk menyerahkan buku nikah kepada kedua mempelai sebagai bukti bahwa pernikahan kedua mempelai ini sudah tercatat di negara dan syah sesuai ajaran Islam. MO


Pembuat Rilis                                      : Lalu Abdullah

Disetujui oleh Kasubbag Humas    : Drs. H. Saipun Nasri, M.Pd

327
Share :

INFORMASI LAINNYA