Para Jemaah Haji Tertunda Pemberangkatan Tahun Ini Pergunakan Waktu Mendalami Pengetahuan Tentang Manasik

Rabu, 03 Juni 2020 16:50

Para Jemaah Haji Tertunda Pemberangkatan Tahun Ini Pergunakan Waktu Mendalami Pengetahuan Tentang Manasik

Mataram Inmas _ Menteri Agama Fachrul Razi memastikan bahwa keberangkatan Jemaah Haji pada penyelenggaraan ibadah hajin1441H/2020M di batalkan sesuai dengan KMA 494 Tahun 2020 tentang pembatalan keberangkatan Jemaah haji pada penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/2020M . Kebijakan ini diambil karena harus pemerintah harus menutamakan keselamatan jemaah di tengah pandemic corona yang belum usai.

Senada dengan yang disampaikan Plt Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Muhammad Amin saat Humas menemuinya di ruang kerjanya hari ini (Rabu, 3-6-2020) didampingi Kasi Pembinaan Haji dan Umrah H. Lalu Zainuddin Bidang Haji Kanwil Kemenag Provisi NTB.

Plt. Kanwil Kemenag Provinsi NTB H. Muhammad Amin tetap mengacu pada KMA Nomer 494 Tahun 2020 yang dikeluarkan Menteri Agama RI, dari isi KMA itu sudah diatur sedemikian rupa diharapkan kepada Kementerian Agama Kabupaten/Kota se – NTB menyampaikan persyaratanpersyaratan yang tertuang dalam KMA tersebut himbauan Plt.,“Bagi Jamaah yang tidak mau mengambil dananya sudah diatur secara rinci dalam KMA tersebut”, tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa bagi Jemaah yang ingin mengambil/atau menarik dana hajinya, yang dapat diambil adalah sisa dari Rp. 25 juta, dan apabila didiamkan maka jemaah akan mendapat mamfaatnya tahun depan(2021 M Red,) karena ONH ini akan dikelola secara khusus oleh BPKH, tutur H. Muhammad Amin, jika tahun depan ONH naik maka Jemaah tinggal menambah sesuai ketentuan ONH pada Tahun 2020 nanti, dan jikakurang maka kelebihannya dapat di ambil oleh Jemaah yang berasangkutan”, tuturnya.

Keputusan Menag pembatalan pemberangkatan haji ini sudah pengkajian yang sangat dalam, hal ini dilakukan terkait covid-19 yang melanda hampir seluruh dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi, ini semua menjadi dasar pertimbangan dalam menetapkan kebijakan”jelas H. Muhammad Amin hingga saat ini Arab Saudi belum membuka akses layanan penyelenggaran Ibadah Haji 1414H/2020M. Akibatnya Pemerintah tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan dalam pelaksanaan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kepada Jemaah. Persiapan itu penting agar Jemaah dapat menyelenggarakan secara aman dan nyaman imbihnya.

H. Muhammad Amin sangat berharap kepada Jemaah Haji yang ditunda keberangkatan tahun ini (tahun 1441H/2020M Red.) untuk tetap bersabar dan pergunakan waktu satu tahun ini untuk memperdalam pengetahuan tentang manasiknya, “Keputusan ini pahit. Tapi inilah yang terbaik.

Semoga covid-19 ini segera usai,”pungkas H. Muhammad Amin.Mhd…..

169
Share :

INFORMASI LAINNYA