TIM KEMENAG SUMBAWA INVESTIGASI KELOMPOK KHILAFATUL MUSLIMIN

Selasa, 30 Juni 2020 06:49

TIM  KEMENAG SUMBAWA   INVESTIGASI  KELOMPOK  KHILAFATUL MUSLIMIN

Sumbawa Besar _Inmas, Tim Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama H.Ahmad Taufik, S.Ag, MM melakukan Investigasi terhadap keberadaan kelompok Khilafatul Muslimin yang terletak di Kampung Damai Desa Semangat Baru Kecamatan Alas Barat pada Rabu, 24/6-2020.

Kedatangan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa H.Ahmad Taufik, S.Ag, MM yang didampingi oleh Kasi Pendidikan Madrasah H.Marzuki, S.Pd bersama Humas Kemenag Sumbawa Ustad Wildan, LC. mendapat sambutan dari Amir Daulah atau pimpinan Khilafatul Muslimin Wilayah Timur Zulkifli Rahman beserta beberapa jamaah lainnya.

Dari hasil Investigasi tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa H.Ahmad Taufik, S.Ag, menjelaskan  bahwa di wilayah Desa Mapin Kecamatan Alas Barat sedang merintis Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyah  yang bernaung dibawah Yayasan Pendidikan Khilafatul Muslimin sesuai dengan SK Menkumham Nomor : AHU - 3101 AH. 01. 04 tahun 2011, dengan NPWP Nomor : 31.261.940.6-4432.000 berkedudukan di jalan Kompleks Patal Nomor 48 RT 08 RW 03 Kelurahan Pekayon Jaya Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi.

Selain itu H.Ahmad Taufik, S.Ag mengatakan bahwa  terdapat pula  akta Nomor : 168 tanggal 22 Nopember 2010 dan akta Nomor : 83 tanggal 12 April 2011 yang dianut atas nama Notaris Rosita Siagian, SH yang berkedudukan di Kota Bekasi yang ditetapkan di Jakarta tanggal 31 Mei 2011, sedangkan untuk akta  pondok pesantren saat ini masih dalam proses pengurusan izin.

Adapun jenjang pendidikan di pondok pesantren tersebut sebagai berikut : untuk jenjang SD ditempuh selama 3 tahun,  jenjang SMP 2 tahun, jenjang SMA 2 tahun dan untuk Perguruan Tinggi selama 2 tahun. Dari semua jenjang baik SD,SMP,SMA maupun Perguruan Tinggi ditempuh dengan sistim non formal ekselerasi dan kurikulum kekhalifaan  dengan jumlah guru 7 orang dan  jumlah santri 108 orang. Begitu pula terhadap semua lulusan tidak mendapatkan Ijazah kecuali yang dikeluarkan dari yayasan.

Di akhir pertemuan H.Ahmad Taufik, S.Ag  menyarankan agar segera melengkapi persyaratan operasional pondok pesantren, kemudian melaporkan program atau kegiatan pondok pesantren ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, sedangkan untuk jenjang SD,SMP dan SMA agar membuat laporan ke Dikbud Kabupaten Sumbawa dan Kantor Cabang Dikman Sumbawa. ( Alim )

  

Pembuat Rilis                     :      A l i m

E d i t o r                           :      Dra. Hj. Diah Purnawati

Disetujui Kasubag Humas    :      Drs. H. Saipun Nasri, M.Pd

 

 

 

 

 

254
Share :

INFORMASI LAINNYA