Jemaah Yang Mengajukan Permohonan Pengembalian Setoran Pelunasan

Selasa, 30 Juni 2020 08:49

Jemaah Yang Mengajukan Permohonan Pengembalian Setoran Pelunasan

Mataram Inmas _ Salah seorang team Humas melakukan wawancara khusus di ruang kerja Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. M. Ali Fikri pada hari Senin, 30 Juni 2020 perihal Kabupaten/Kota mana sajakah yang sudah mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan BPIH di tahun 2020 ini serta prosedurnya dalam pengembalian dana haji tahun ini.

Dari hasil wawancara yang dilakukan, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah H. M. Ali Fikri menjelaskan "dari data terakhir yang ada sekitar 16 (enam belas) orang jamaah haji yang sudah mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan dari 10 (sepuluh) Kabupaten/Kota yang ada di wilayah Nusa Tenggara Barat, yang diantaranya yaitu dari Kabupaten Lombok Barat sebanyak 5 (lima) orang jamaah haji" pungkasnya.

"Sementara itu dari Kota Mataram ada sebanyak 5 (lima) orang jamaah haji yang mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan, dari Kabupaten Sumbawa sebanyak 5 (lima) orang jamaah haji yang mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan", tambahnya.

"Sedangkan dari Kabupaten Bima hanya ada 1 ( satu ) orang jamaah haji saja yang mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan. Kemudian dari Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Dompu dan Kota Bima untuk saat ini tidak ada yang mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan BPIH", lanjutnya .

"Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kemenag Provinsi NTB terus merilis data yang ada di siskohat setiap akhir bulan setelah pembatalan pemberangkatan untuk mengetahui jumlah jamaah haji yang ingin mengambil kembali dana setoran hajinya, kemudian Kabid Haji juga menginfokan tentang persyaratan yang harus dilakukan kepada jamaah yang ingin mengajukan permohonan pengembalian dana BPIH di masing-masing Kabupaten/Kota”, imbuhnya.

Adapun persyaratan bagi jamaah yang ingin menarik kembali dana hajinya wajib mengisi  data di formulir  dan melengkapi beberapa persyaratan-persyaratan yang ada di bagian siskohat di Kabupaten/Kota jamaah haji masing-masing, prosedur dalam pencairan dana tersebut pun tidaklah sangat mudah dan cepat karena ada beberapa tahapan yang akan dilalui. Tahapan-tahapan itu diantaranya adalah dari siskohat akan mengirimkan formulir yang telah diisi oleh jamaah tersebut beserta persyaratan persyaratan yang ada ke PHU pusat, dari PHU pusat akan mengirim kembali ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk membuat Surat Perintah Membayar (SPM) untuk diajukan dan dikirim ke BPS BPIH setelah SPM tersebut sudah dikirim maka BPS BPIH dan BPS BPIH pun menerima SPM tersebut maka BPS BPIH akan melakukan transfer dana pengembalian setoran lunas BPIH ke rekening jamaah haji dan melakukan konfirmasi pengembalian setoran pada aplikasi SISKOHAT.Mhd…

Pembuat rilis                           :    H. Muhammad, SH

Editor                                        :    Noer Safitri Yulianingsih

Disetujui Kasubag Humas    :    H. Saipun Nasri, M.Pd

19
Share :

INFORMASI LAINNYA