Mari Menjaga Marwah Kementerian Agama

Rabu, 05 Agustus 2020 13:31

Mari Menjaga Marwah Kementerian Agama

Inmas MAN 1 Sumbawa_Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Silaturrahmi  kepada para ASN bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB yang dilaksanakan pada hari Selasa  4 Agustus 2020 bertempat di Aula MTsN 1 Sumbawa Besar

Hadir dalam kegiatan Pembinaan Para Pejabat Kantor Kementerian Agama beserta jajaran dari tingkat MI,MTs dan MA, hadir juga para tokoh agama,tokoh masyarakat ,Ketua FKUB Kabupaten Sumbawa, karyawan/karywati  serta para guru.

Dalam laporan yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa H.Ahmad Taufik,S.Ag melaporkan kondisi jumlah penduduk Kabupaten Sumbawa, Jumlah Rumah Ibadah, serta jumlah PNS Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa yang tersebar di Kecamatan Kecamatan se Kabupaten Sumbawa, dari jumlah PNS yang ada  bahwa masih kekurangan pegawai pada Kantor Urusan Agama yang ada masih membutuhkan tenaga untuk pegawai KUA idealnya  7 orang namun kenyataan yang ada  rata rata hanya 2-4 orang sehingga ada tugas tugas menjadi lamban karena kurangnya pegawai.

Lebih lanjut Kakanwil Kementerian Agama Prov. NTB  DR.KH.M.Zaidi  Abdad, M.Ag  dalam menyongsong program “ Gema Zikir” gerakan Kementerian Agama Menuju Zona Integritas dan Kepedulian Individu yang Religius , kita rapatkan barisan untuk menatap masa depan yang lebih baik

Kakanwil juga mengingatkan kepada para ASN Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa untuk melaksanakan tugas dengan baik, jujur dan bersih melayani ,menjaga marwah dan nama baik Kementerian Agama , karena saat ini Kementerian Agama menjadi sorotan masyarakat terkait dengan permasalahan permasalahan yang sedang trending di Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa adalah  Pembangunan KUA Kecamatan Labangka dengan dana SBSN  , Kakanwil juga mengingatkan kepada kita semua dalam  pelayanan publik agar tidak ada lagi pungutan pungutan, mari kita bersihkan itu semua demi menjaga nama baik Kementerian kita .

Kakanwil juga berpesan  dalam melaksanakan tugas hendaknya  mengacu kepada Lima Budaya Kerja Kementerian Agama RI, ( Integritas,Profesionalitas,Inovasi,Tanggung Jawab dan Keteladanan )

Lahirnya 5 Budaya Kerja Kementerian Agama RI, untuk menjawab keinginannya yang ingin mengembalikan citra dan kepercayaan baik Kementerian Agama dimata publik dengan dibuktikan dengan kinerja yang baik. Maka upaya pelayanan kepada publik berbasis akuntabilitas dan transparansi harus didukung oleh pelayanan yang ikhlas dari seluruh pegawainya

Penjabaran 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama

1. INTEGRITAS :  Keselarasan Antara Hati, Pikiran, Perkataan Dan Perbuatan Yang Baik Dan Benar

2. PROFESIONALITAS : Bekerja Secara Disiplin, Kompeten Dan Tepat Waktu Dengan Hasil Terbaik

3. INOVASI : Menyempurnakan Yang Sudah Ada Dan Mengkreasi Hal Baru Yang Lebih Baik

4. TANGGUNG JAWAB : Bekerja Secara Tuntas Dan Konsekuen

5. KETELADANAN : Menjadi Contoh Yang Baik Bagi Orang Lain

Kelima nilai tersebut hakikatnya merupakan nilai yang sudah hidup dalam setiap ajaran agama, namun realitasnya tidak jarang terkontaminasi oleh hawa nafsu internal dan godaan-godaan eksternal. Untuk membersihkan dan memperkuat kembali nilai yang sudah hidup, kita perlu melakukan reformasi moral, yaitu membuang moralitas buruk dan menghadirkan kembali moralitas baik. Melalui reformasi moral inilah kita dapat melakukan revolusi mental sebagaimana telah digariskan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Dalam rangka mencapai hal tersebut,  mendorong agar kelima nilai ini secara terus-menerus dinternalisasikan kepada seluruh aparatur Kementerian Agama.  (H.Djoko Pitoyo)



131
Share :

INFORMASI LAINNYA

pidato
Jumat, 28 Maret 2014 16:36