Kakanwil Kemenag NTB : Penting Menjaga Lima Budaya Kerja

Rabu, 05 Agustus 2020 15:01

Kakanwil Kemenag NTB : Penting Menjaga Lima Budaya Kerja

Inmas_mataram, Bertempat di aula MTsN 1 Sumbawa Besar Selasa,4 Agustus 2020 jam 15.00 Wita Kakanwil Kemenag Provinsi NTB  DR. H.M Zaidi Abdad, M.Ag melakukan pembinaan dan silaturrahmi  kepada para ASN lingkup Kemenag Sumbawa. Dalam kegiatan pembinaan tersebut hadir para pejabat Kantor Kementerian Agama beserta jajaran dari tingkat MI,MTs dan MA, hadir juga para tokoh agama,tokoh masyarakat , Ketua FKUB Kabupaten Sumbawa, karyawan/karyawati  serta para guru lingkup Kemenag Sumbawa.

Dalam kesempatan tersebut Kakanwil Kementerian Agama Prov. NTB  DR.H.M Zaidi  Abdad, M.Ag  mengajak untuk merapatkan barisan untuk masa depan yang lebih baik dalam menyongsong program “ Gema Zikir”, yaitu gerakan Kementerian Agama Menuju Zona Integritas Dan Kepedulian Individu yang Religius. Dan yang lebih penting lagi Kakanwil menegaskan agar para ASN Kementerian Agama dalam melaksanakan tugas dan melayani masyarakat secara baik, jujur, bersih untuk menjaga nama baik dan marwah Kementerian Agama dengan menerapkan  Lima Budaya Kerja Kementerian Agama RI, yaitu  Integritas,Profesionalitas,Inovasi,Tanggung Jawab dan Keteladanan. 

Kelima Budaya Kerja ini memang menjadi tagline kemenag sebelumnya, namun hal itu dipertegas lagi oleh menteri saat ini Bapak Jenderal Purnawirawan H. Fahrrurrozi dengan mengedepankan integritas di kementerian agama, termasuk menutup semua peluang korupsi, buka akses whistle blower dan penegakan hukum. Bahkan Zaidi itu juga menekankan dengan menjabarkan Lima Budaya Kerja tersebut yaitu : 1. Integritas : jujur, transparan dalam menjalankan tupoksi bagi ASN Kemenag dimanapun berada dan ini wajib hukumnya untuk dipedomani. 2. Profesionalisme : kinerja yang baik menunjukkan bahwa seseorang itu profesional, dan profesional bisa diwujudkan jika kompetensi ASN selaras dengan tupoksi yang dikerjakan. 3. Inovasi : melaksanakan tugas tidak sekedar melaksanakan rutinitas , akan tetapi dalam menjalankan tupoksi ASN dituntut kreatif, berinovasi sehingga perubahan kearah yang baik selalu akan terjadi. 4. Tanggung jawab : regulasi , aturan dibuat untuk dipedomani dalam menjalankan tugas. Dan dalam menjalankan tugas dengan selalu mengacu kepada ketentuan-ketentuan yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas sebagai bentuk tanggung jawab sebagai ASN di Kemenag. 5.Tauladan : Kemenag adalah jantung dalam pembangunan bangsa. Dengan baiknya Kemenag berarti sebagian tugas dalam memperbaiki bangsa sudah terwujud. sehingga uswah bagi ASN Kemenag dalam melaksanakan tugas dimana saja merupakan suatu keharusan.(Dh)


Pembuat Rilis                     :    Dra. Hj. Diah Purnawati

Disetujui Kasubag Humas    :    H. Saipun Nasri, M.Pd


87
Share :

INFORMASI LAINNYA