Semaan Dan Haflah AlQur'an Sebagai Pamungkas 100 Hari Kerja Pertama Kanwil Kemenag NTB

Kamis, 22 Oktober 2020 12:30

Semaan Dan Haflah AlQur'an Sebagai Pamungkas 100 Hari Kerja Pertama Kanwil Kemenag NTB


Mataram_Inmas, Salah satu kegiatan dalam rangka menutup 100 hari kerja pertama Kakanwil Kemenag NTB, sekaligus memperingati Hari Santri ke 6 Tahun 2020 adalah Semaan Dan Haflah Al-Quran, yang dilaksanakan mulai jam 20.00 Wita sampai dengan jam 22.00 Wita, Rabu 21/10/2020. Acara Semaan dan Haflah Al-Quran ini merupakan acara penutupan 100 hari kerja pertama, sekaligus  pembukaan 100 hari kerja kedua, dan seterusnya.

Banyak kejutan dan hal-hal mendasar yang dilakukan Kakanwil Kemenag NTB H.M Zaidi Abdad dalam 100 hari kerja dalam rangka merubah dan mereformasi wajah Kemenag NTB, baik fisik maupun non fisik. Sebut saja tampilan ruang PTSP yang semula lebih tertutup telah direnovasi menjadi lebih terbuka dan rapi, sehingga setiap ada masyarakat yang berkunjung ke Kanwil Kemenag NTB merasa lebih lega dan nyaman. Sebelum tamu masuk ke ruang / bidang yang dituju, terlebih dahulu disambut petugas pendeteksi suhu, mesin antrian, petugas yang ramah dan menyenangkan dalam ruangan yang nyaman dan asri. Selain itu pembangunan mushalla juga lebih representatif. Semula bangunan mushalla tersembunyi , tertutup dan kecil, namun kini ukurannya menjadi lebih luas dan tertata rapi ( tahap renovasi),  begitu pula dalam keindahan , kebersihan dan lainnya.

Selanjutnya untuk pembangunan non fisik, sehari setelah dilantik H.M Zaidi Abdad melakukan kunjungan  silaturrahmi, koordinasi dengan forum Pimpinan Daerah, mulai Gubernur, Wakil Gubernur, Kajati, Kapolda, Danrem. Silaturrahmi / koordinasi yang dilakukan tidak hanya sekedar kunjungan biasa, namun ditindak lanjuti dengan penandatanganan kerjasama nota kesepahaman  dengan berbagai pihak, seperti Kajati NTB, Perguruan Tinggi seperti Unram, lembaga keuangan dan lain lain.

Silaturrahmi ,kunjungan  tidak saja ke lembaga formal, namun juga ke pihak swasta, tokoh agama, tokoh masyarakat, majelis taklim, pondok pesantren dan masjid. Begitupun  koordinasi  dengan semua satker Kemenag  tidak lupa dilakukan. Dari ujung Timur pulau Sumbawa sampai ujung Barat, dari ujung Barat sampai ujung Timur pulau Lombok. Semua ini dilakukan dalam rangka membenahi performan Kemenag menjadi lebih baik kedepannya sehingga menjadi percontohan bagi lembaga lainnya.


H u m a s

32

INFORMASI LAINNYA