Pelaksanaan KSMO Kemenag Tahun 2020

Rabu, 11 November 2020 21:09

Pelaksanaan KSMO Kemenag Tahun 2020

Mataram. Inmas. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah menyelenggarakan kegiatan Kompetisi Sains Madrasah Online (KSMO) Tahun 2020. Kegiatan ini dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan mutu daya saing teknologi antar siswa madrasah.  

KSM Tahun 2020 dilaksanakan secara virtual/daring, mengingat kondisi saat ini yang masih darurat pandemi Covid-19. Siswa harus tetap difasilitasi untuk belajar dan berkompetisi serta berprestasi. Namun, harus tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

KSM Online atau disingkat KSMO dengan cara menggunakan aplikasi CBT KSMO Tahun 2020. Soal-soal  KSM adalah hasil dari mengelaborasi dan memadukan sains dengan konteks nilai-nilai Islam (Aqidah Akhlak, Qur’an Hadits, Fiqih, dan SKI) dan Integrasi Sains.

Bentuk soal menggunakan 3 bahasa, yakni: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab, guna menyiapkan KSM mendatang yang akan Go Internasional, berkompetisi dengan beberapa negara sahabat.

Mata pelajaran yang dilombakan untuk MI ada 2 mata pelajaran, yakni Matematika terintegrasi dan Sains IPA terintegrasi. Sedangkan mata pelajaran yang dilombakan untuk tingkat MTs ada 3 mata pelajaran, yakni Matematika terintegrasi, IPA Terpadu terintegrasi, serta IPS Terpadu terintegrasi. Sementara untuk tingkat MA ada 6 mata pelajaran, yakni Matematika terintegrasi, Biologi terintegrasi, Fisika terintegrasi, Kimia terintegrasi, Ekonomi terintegrasi, serta Geografi terintegrasi.

Pelaksanaan KSMO Nasional diselenggarakan selama 3 hari, yakni: 09 – 11 November 2020. Siswa tingkat MI pada tanggal 09 November 2020, siswa tingkat MTs pada tanggal 10 November 2020, dan siswa tingkat MA pada tanggal 11 November 2020. Untuk pengumuman akan dilaksanakan pada tanggal 19 November 2020 di laman http://ksm.kemenag.go.id.

Terkait hal ini, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Pinmad) Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB, H. M. Ali Fikri, S.Ag, MM memberikan tanggapan. Pandemi Covid-19 tidak hanya melanda Indonesia, melainkan hampir seluruh dunia. Hal ini mengakibatkan berbagai sektor kehidupan mengalami kendala. Negara harus menjamin keselamatan, kesehatan, dan pendidikan.

Selama masa darurat Covid-19, lanjutnya, kegiatan pembelajaran tidak dapat berjalan normal. Begitu pun halnya event yang telah menjadi agenda resmi Kemenag yang rutin digelar setiap tahun.

KSM menjadi ajang paling bergengsi untuk unjuk kemampuan bidang sains dan teknologi. KSM diperuntukkan bagi siswa madrasah negeri maupun swasta dari berbagai tingkat”, jelasnya.    

Siswa yang lolos KSMO tingkat Nasional yang digelar ini merupakan hasil seleksi ketat dari KSMO tingkat kabupaten dan provinsi.

Semoga dengan KSMO ini, khusus kita di lingkungan Kemenag NTB, ada siswa-siswi kita yang dapat medali emas”, harap Kabid.

Senada dengan penjelasan Kabid Kanwil, Kepala Seksi Pinmad Kemenag Kota Bima, Drs. H. Furqan Ar Roka juga menjelaskan bahwa KSMO adalah ajang silaturrahim antar siswa dalam rangka untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang sains dengan mengikuti kompetisi yang sehat dan profesional. KSMO menuntut siswa untuk belajar ilmu sains dan keislaman sekaligus. Makanya siswa harus menguasai dan memanfaatkan teknologi digital.

Karena ujian sistemnya online, sehingga tidak ada peluang bagi guru pembina untuk mengajari siswa binaannya. Maka dari itu, siapa yang terbaik akan dapat memilih sekolah atau perguruan tinggi sesuai dengan keinginannya”, pungkas Kasi.   

 (Nurrosyidah Yusuf)

 

775

INFORMASI LAINNYA