Madrasah di Lombok Timur ikuti arahan Gubernur NTB

Senin, 25 Januari 2021 09:33

Madrasah di Lombok Timur ikuti arahan Gubernur NTB

Senin, 25 Januari 2021. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur mengadakan pertemuan bersama Kasubag TU, kepala seksi pendidikan madrasah, kepala madrasah negeri di wilayah Lombok Timur dan juga ketua pokjawas. Rapat terbatas ini diadakan untuk menindaklanjuti informasi mengenai adanya  siswa SD dan TK di beberapa kecamatan di Kabupaten Lombok Timur yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Rapat dilaksanakan untuk membahas surat dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Timur yang memutuskan untuk menutup sementara proses belajar tatap muka mulai tanggal 25 Januari 2021 sd 7 Februari 2021 beberapa sekolah di Kecamatan Sakra Barat dan Pringgasela dengan mempertimbangkan perkembangan penyebaran kasus Covid-19. Hal ini dirasa penting karena di Kecamatan Pringgasela dan Sakra Barat juga terdapat madrasah dibawah naungan Kementerian Agama.

Berdasarkan situasi dan kondisi yang berkembang dan juga edaran Gubernur NTB nomor 360/112/BPBD.NTB/I/2021 yang pada poin nomor 2 menyatakan adanya pembatasan kegiatan masyarakat sesuai level kewaspadaan masing-masing daerah. Pada poin 2 tersebut salah satunya menyatakan tentang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara daring (dalam jaringan) kecuali bagi siswa kelas VI, IX dan XII yang bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara luring (luar jaringan). Hasil rapat menyimpulkan bahwa diharapkan madrasah mengikuti edaran Gubernur tersebut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang ketat sembari menunggu edaran dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB.

Drs. H. Sirojudin, MM., berharap dengan mengikuti edaran Gubernur tersebut dapat menutup potensi penyebaran Covid-19 di lingkungan madrasah dan tetap memaksimalkan proses belajar mengajar baik daring maupun luring. (Leila)

943

INFORMASI LAINNYA