MAN 2 MATARAM KEDATANGAN PERWAKILAN DUTA BESAR KOREA

Jumat, 28 Mei 2021 07:51

MAN 2 MATARAM KEDATANGAN PERWAKILAN DUTA BESAR KOREA

Gambar- Perwakilan dari Kedutaan Besar Korea diterima di ruang meeting Gedung Pembelajaran Terpadu MAN 2 Mataram bersama Pelatih, Pembina dan beberapa anggota Manda Korean Club (MKC) dan KIR (Karya Ilmiah Remaja)

Mataram- MAN 2 Mataram sebagai salah satu barometer pendidikan madrasah di Provinsi Nusa Tenggara Barat, kerap didatangi oleh lembaga-lembaga hebat di Indonesia dan mancanegara, seperti Sister School-Australia yang sejak 2009 telah mengadakan kerjasama dengan madrasah.

Kali ini Duta Besar Korea yang diwakili oleh Korean Foundation menyambangi Lembaga tersebut. Korean Foundation memberikan mandat kepada LIPI Pusat (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) untuk melakukan kunjungan ke Indonesia Timur. Salah satunya adalah MAN 2 Mataram.

Tentu saja ini hal yang tak disangka-sangka. Pasalnya beberapa waktu lalu, Kepala Madrasah beserta jajaran Waka sempat mendiskusikan agar pada tahun Pelajaran 2021/2022 MAN 2 Mataram ingin mengembangkan sayap dengan melakukan MoU (Momerandum of Understanding) atau Kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta, baik yang ada di provinsi NTB maupun provinsi lainnya. Juga akan melakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga swasta yang bergerak di bidang pendidikan, penelitian, sosial-dakwah dan lainnya.

Tak disangka kedatangan tamu istimewa ini gayut dengan apa yang sudah diniatkan oleh pihak madrasah. Ini melampui ekspektasi kami, disambangi lembaga kelas dunia, yakni Korean Foundation. Korean Foundation berada di bawah Kementerian Luar Negeri Korea Selatan langsung. Kepala Madrasah tentu saja sangat antusias dan sangat menyambut baik kunjungan ini.

Meski pertemuan diwakili oleh bagian kehumasan, beliau sangat berharap dengan adanya kunjungan ini akan menjadi kabar baik dan tentu nasib baik serta angin segar bagi MAN 2 Mataram ke depannya, ini juga diharapkan menjadi modal dasar dan cikal-bakal dalam mencanangkan akreditasi internasional (ISO) ujarnya.

Sebagaimana yang disampaikan dalam beberapa kesempatan, Kepala Madrasah senantiasa mengajak semua warga madrasah untuk selalu berbenah dalam segala aspek. Tak henti-hentinya beliau mengajak semua untuk berubah dan berbenah. Masyarakat sangat berharap MAN 2 Mataram bukan hanya menjadi barometer pendidikan agama di Indonesia Timur, melainkan menjadi rujukan di Indonesia.

Ketua rombongan Dr. Nawawi diterima di ruang meeting gedung Pembelajaran Terpadu bersama dua rekannya ibu Dr. Vera dan Dr. Andi. Beliau bertiga merupakan peneliti LIPI yang sekaligus diberikan mandat oleh Korean Foundation untuk melakukan observasi atau menjajal wilayah-wilayah di Indonesia Timur yang memiliki Lembaga Bahasa Korea atau ekstrakurikuler Bahasa Korea serta tertarik dengan budaya dan seni Korea, sekaligus melihat peluang untuk melakukan kerjasama dengan madrasah.

Alasan MAN 2 Mataram dipilih adalah karena madrasah ini merupakan satu-satunya Lembaga Pendidikan Agama di Nusa Tenggara Barat yang menjalankan ekstrakurikuler Bahasa Korea, sedangkan sekolah atau madrasah lain, baik di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Kementerian Agama tidak ada, mungkin dikarenakan sumber daya manusia yang terbatas. 

Alasan lain yakni karena MAN 2 Mataram yang notabene lembaga pendidikan agama mau mempelajari Bahasa Korea. Terus terang ini merupakan fenomena menarik dan unik bagi kami, kata Dr. Nawawi. Doktor dari United Kingdom ini pun mengaku sangat antusias dan optimis jika Bahasa Korea di MAN 2 Mataram bisa berkembang pesat. Apalagi para anggota Manda Korean Club (MKC) memiliki semangat yang tinggi dalam mempelajari bahasa Korea dan kebudayaannya, ujarnya.

MAN 2 Mataram merupakan satu-satunya madrasah penyelenggara ekskul Korea di Nusa Tenggara Barat, namun otomatis tidak ada teman sparing atau tempat mengasah kemampuan dan berbagi, ungkap pelatih Bahasa Korea, Ahmad Sugandi seongsaengnim.

Kita belum berkontribusi untuk madrasah, karena belum ada even-even yang diselenggarakan terkait dengan bahasa, budaya, maupun seni Korea. Gandi Sem demikian anggota MKC sering memanggilnya, sangat berharap pertemuan ini memberikan dampak positif khususnya bagi Manda Korean Club untuk bangkit dan berbenah dan MAN 2 Mataram pada umumnya. 

Untuk itu Dr. Nawawi meyakini bahwa adanya animo belajar yang kuat dari anak-anak MKC tidak menutup kemungkinan bagi Korean Foundation untuk membiayai setiap even dan beragam program Korean Foundation spektakuler lainnya, seperti:pertukaran pelajar ke Korea, training guru Bahasa Korea, program magang, atau pertukaran dari company to company atau government to government terkait tenaga kerja Indonesia, asalkan mengirimkan proposal dan dokumen pendukung lainnya, seperti foto-foto kegiatan semisal Festival Korea serta adanya komunikasi yang baik dari pihak Korean Foundation dan madrasah.

Oleh karena LIPI juga fokus utamanya pada penelitian, tidak menutup kemungkinan akan ada kerjasama yang terjalin juga dengan ekstrakurikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) MAN 2 Mataram. Dalam kesempatan itu, anggota MKC dan KIR turut serta berdiskusi dengan perwakilan dari kedutaan tersebut. Tentu saja dari KIR sendiri berharap akan ada kerjasama atau kolaborasi dalam bidang penelitian, minimal ada informasi-informasi terbaru terkait dengan penelitian.

Perlu diketahui bahwa Korean Foundation merupakan organisasi diplomasi yang didirikan pada tahun 1991 untuk mempromosikan tentang Korea serta menjalin persahabatan di komunitas internasional. Lembaga ini melaksanakan berbagai proyek semisal program pertukaran pelajar atau guru bahkan tenaga kerja dengan negara-negara di Asia bahkan seluruh dunia.

Korean Foundation berafiliasi dengan Kementerian Luar Negeri Korea termasuk Overseas Korean Foundation (OKF) dan Korea International Cooperation Agency (KOICA). Ketiganya didedikasikan untuk memajukan hubungan diplomatik Korea dengan seluruh dunia. Lembaga ini memiliki empat biro dengan 130 staf di 13 departemen, yang berpusat di Seoul-Korea Selatan.

Saat ini Korean Foundation telah memiliki sembilan kantor cabang termasuk yang paling muda yakni Indonesia. Sembilan kantor cabang tersebut tersebar di tiga Benua, yaitu: Washington DC, Los Angeles, Berlin, Moskow, Beijing, Tokyo, Hanoi, Hongkong dan Jakarta-Indonesia.

Bidang yang digarap lembaga ini, antara lain: bidang pendidikan yakni tersedianya beasiswa S1-S3 dan kursus Bahasa Korea gratis 6 bulan-satu tahun. Bidang lainnya seperti: penelitian, sosial budaya, seni, kedokteran, pariwisata, kepemimpinan, dan lain-lain. Lembaga ini telah menghasilkan ratusan Guru Besar (Profesor) dari 120 universitas besar di dunia dan lebih dari 6000 sarjana dan mahasiswa yang melakukan penelitian di bawah program Fellowship Korean Foundation.

Beberapa universitas tersebut seperti; Universitas Harvard di Cambridge, Universitas California; Los Angeles di AS, School of Oriental and Africa Studies, University of London di Inggris, University of Berlin Jerman, dan lain-lain.

Semoga apa yang diharapkan oleh warga MAN 2 Mataram dapat terealisasi dalam waktu dekat. Insyaalah, asalkan ada semangat, dedikasi, keinginan kuat disertai niat tulus dan bersungguh-sungguh, kiranya Allah swt mendengar do’a hamba-Nya. [Siti Rahmi-Humas M2M].

INFO TENTANG MAN 2 MATARAM JUGA BISA DILIHAT DI:

IG:  Humas MAN 2 Mataram

FB: Humas MAN 2 Mataram

YT: Humas MAN 2 Mataram 

Website: www.manduamataram.sch.id

Email: humasman2mataram@gmail.com


3409

INFORMASI LAINNYA