GADIS BERKALUNG MEDALI: JILID II

Selasa, 15 Juni 2021 10:21

GADIS BERKALUNG MEDALI: JILID II

Gambar- Marlita Wulan Sari (Wulan) dengan belasan medali dalam berbagai even Nasional

Mataram-Gadis mungil plus kulit hitam manis dan memiliki senyum merekah ini memang luar biasa. Tak disangka belasan medali ia raih dalam even Nasional baru-baru ini. Kesehariannya yang periang dan murah senyum membuat siapa saja yang mengenalnya menjadi nyaman. Lincah, ramah dan tentu cerdas merupakan penciri dari bibit unggul yang tak boleh diabaikan atau dipandang sebelah mata.

Dialah Marlita Wulansari atau Wulan atau Lan, demikian teman-temannya kerap memanggilnya.  Gadis yang terlahir 25 September 2003 silam ini sekarang berusia 17 tahun. Di usia sweet seventeen ini biasanya remaja memasuki tahapan akhir dari masa transisi perkembangan remaja yakni berada pada tahapan middle atau Jean Piaget menyebutnya dengan istilah operasional formal. Walaupun sudah memasuki fase dewasa, remaja laki-laki atau perempuan masih dalam masa pertumbuhan.

Biasanya pada usia tersebut, remaja akan sangat aktif mengikuti berbagai kegiatan maupun organisasi di sekolah (baca: madrasah). Kegiatan ini memberikan peluang agar perkembangan kognitif juga terlatih dengan baik. Pada usia ini, anak dituntut harus bisa berpikir kritis, memiliki tujuan masa depan yang realistis, mandiri serta tahan banting terhadap tekanan dari lingkungannya. 

Madrasah, organisasi, lembaga kursus dan lain-lain merupakan sarana pembelajaran yang baik untuk perkembangan anak di usia ini. Sekaligus melatih mereka bagaimana menyerap berbagai informasi dan menerima berbagai sudut pandang dalam satu kelompok. Demikian juga berlaku bagi Wulan, kendati tidak semua anak dalam usia yang sama memiliki tingkat perkembangan yang sama.

Wulan kini duduk di kelas XI, dengan mengambil jurusan IPA. Beragam ekstrakurikuler diikuti. Saat ini Wulan mengkomandoi teman-temannya di ekstrakurikuler Manda Arabic Club. Wulan juga tertarik dengan Manda English Club dan Remaja Musholla. Terkait prestasi yang pernah diraih Wulan baru-baru ini, terdapat 14 medali level Nasional dengan rincian lima Emas, empat Perak dan lima Perunggu.

Deretan prestasi itu, terangkum berikut ini: Juara 1 mendapatkan Medali Emas pada Lomba Olimpiade Ekonomi Nasional, diselenggarakan oleh OLNAS pada 27 Maret 2021 lalu. Lomba Olimpiade Ekonomi Mango Science Competition Tingkat Nasional, Wulan juga meraih Medali Emas. Penyelenggaranya adalah Forum Pecinta Kompetisi Sains Indramayu (FPOKSI). Waktu Pelaksanaan Jum'at, 12 Maret 2021.

Even Bimage Competition bidang Ekonomi Tingkat Nasional, Wulan kembali meraih Medali Emas (Juara 1). Kali ini penyelenggaranya adalah OASEDUKASI. Waktu Pelaksanaan, Senin, 15 Maret 2021. Even lomba Olimpiade Ekonomi National Science Competition, Wulan pun meraih Juara 1. Penyelenggara, Forum Pecinta Kompetisi Sains Indramayu, (FPOKSI). Waktu Pelaksanaan, Rabu 24 Maret 2021.

Medali Emas kembali dipegang Wulan pada even National Generation Competition bidang Matematika Tingkat Nasional. Penyelenggara, Indonesia Student News. Tanggal 02 Mei 2021. Wulan menyabet Medali Perak pada even Enura Mencari Potensi Bidang IPS Tingkat Nasional pada 20 Maret 2021. Wulan kembali menggondol Medali Perak pada even National Generation Competition bidang Ekonomi. Penyelenggara, Indonesia Student News. Waktu Pelaksanaan, Ahad, 28 Maret 2021.

Gadis berlesung pipit ini membawa pulang Medali Perak juga pada Lomba Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia (POSI) Got Talent Bidang Ekonomi Tingkat Nasional. Waktu Pelaksanaan : Minggu, 21 Februari 2021 dan pada Olimpiade Indonesia Student Science Competition (ISSC) pada Bidang Ekonomi Tingkat Nasional. Penyelenggara : Indonesia Student Training Center yang dilaksanakan pada tanggal 11 April 2021. 

Pada Olimpiade Madrasah Science Competition Bidang Ekonomi Tingkat Nasional, Wulan kembali menyumbangkan Medali Perunggu, pelaksananya oleh POSI. Even yang diselenggarakan oleh OASEDUKASI dalam Bimage Competition bidang Ekonomi Tingkat Nasional pada 16 Maret 2021, Wulan juga meraih Juara 3 atau Medali Perak. Medali yang sama juga diraih oleh Wulan pada ajang Madrasah Olympiad Competition Bidang Ekonomi. Penyelenggara : Edukasi Kampus. Perak kembali diraihnya pada Olimpiade  Numerasi Nasional dengan penyelenggara POSI dan terakhir Olimpiade Hardiknas Bidang Ekonomi juga diselenggarakan oleh POSI. 

Rupanya even yang diselenggarakan oleh POSI terbagi menjadi beberapa segmen, dengan waktu dan tanggal yang berbeda serta soal yang berbeda. Meski belasan medali Nasional berhasil diraih, Wulan mengaku jika banyak rintangan dan tantangan yang dihadapi, walaupun ia juga mengakui jika keikutsertaannya dalam berbagai lomba atau even itu memberikan pengalaman yang sangat berarti baginya. Banyak yang bertanya kepadanya, kenapa tidak masuk jurusan IPS saja, mengingat prestasi yang diraih sebagian besar di bidang Ekonomi, tetapi di satu sisi Wulan juga sangat senang dengan IPA.

Saat seleksi KSM, Matematika-lah yang menjadi pilihan pertama Wulan, bukan Ekonomi. Kemudian Wulan kembali berpikir, memilih Akuntansi sepertinya lebih seru dan searah dengan cita-citanya yang ingin bekerja di Kementerian Keuangan dan kuliah di STAN. Akhirnya, ia memutuskan untuk ikut KSM bidang Ekonomi meski ia berasal dari jurusan IPA. Luar biasa, hanya itu kata yang patut diberikan kepada si cerdas ini.

Kesulitan? Tentu itu hal yang ia hadapi pertama kali, mengingat jurusannya berbeda dengan lomba yang diikuti. Awalnya, Wulan mengaku bingung dengan istilah-istilah yang ada di bidang Ekonomi. Tetapi berbekal tekad dan semangat yang kuat, gadis ini merasa tertantang. Sebagai amunisi menjawab tantangan ini, ia mencari literatur yang mendukung minatnya tersebut. Sehingga ketika pembinaan diberikan oleh guru, otak tidak kosong sama sekali, paling tidak ia bisa mengejar materi IPS dari kelas X, tuturnya.

Ternyata Wulan bisa melakukan dan menjalaninya dengan hasil yang gemilang. Ia percaya jika belajar merupakan investasi masa depan yang ternilai. Ini yang selalu ia pegang dengan quotes magisnya: learning is an investment in the future and the success we get is part of dividends we have; belajar sebagai investasi masa depan dan kesuksesan yang diraih merupakan bagian dari  keuntungan yang dimiliki.

Dengan kalungan belasan medali, Wulan merasa belum puas jika hanya sampai tingkat Nasional. Ia berharap bisa tembus sampai tingkat Internasional nantinya. Mudah-mudahan apa yang Wulan harapkan dan cita-citakan bisa tercapai, demi untuk meningkatkan kompetensi diri serta kado terindah untuk orang tua dan madrasah tercinta. [Siti Rahmi-Humas M2M].

INFO TENTANG MAN 2 MATARAM JUGA BISA DILIHAT DI:

IG:Humas MAN 2 Mataram

FB:Humas MAN 2 Mataram

YT:Humas MAN 2 Mataram

Website: www.manduamataram.sch.id

Email: humasman2mataram@gmail.com


7003

INFORMASI LAINNYA