HEBAT, INI DUA ORANG LAGI ALUMNI MAN 2 MATARAM TERJERAT PESONA NEGERI ERDOGAN

Rabu, 25 Agustus 2021 15:28

HEBAT, INI DUA ORANG LAGI ALUMNI MAN 2 MATARAM TERJERAT PESONA NEGERI ERDOGAN

Gambar- Mahrus Bunyamin Abdullah (Atas), Muhammad Marii Zhilalissalam (bawah), pengumuman kelulusan (kanan-atas), kampus Sakarya University-Turki (kanan-bawah)

Mataram- Mahrus Bunyamin Abdullah dan Muhammad Marii Zhilalissalam merupakan alumni MANPK MAN 2 Mataram Tahun Pelajaran 2020/2021 yang diterima kuliah di Sakarya University Turki. Keduanya lulus melalui jalur pemberkasan.

Muhammad Marii Zhilalissalam diterima pada jurusan Islamic Economics and Finance dan Mahrus diterima pada jurusan Political Science and Public Administration. Pengumuman disampaikan oleh pihak universitas pada tanggal 23 Agustus 2021 bersama 37 calon mahasiswa Sakarya University dari seluruh Indonesia. Rencana keberangkatan Indonesia-Ankara pada tanggal 8 September 2021 mendatang.

Mahrus tertarik kuliah ke Turki karena perguruan tinggi yang dituju memiliki reputasi internasional. Itu sebabnya dari awal dia sudah menyiapkan hal-hal yang diperlukan untuk kebutuhan kuliah ke negeri Erdogan ini. Termasuk persiapan Bahasa Turki selama setahun penuh belajar melalui Pusat Bahasa Mumtaza yang ada di Bojonegoro- Jawa Tengah. Selain itu Mahrus juga tentu menyiapkan hal-hal non teknis, seperti menjaga kesehatan, mempersiapkan psikis yang mapan sehingga siap untuk terbang ke negeri Istambul ini.

Demikian juga dengan Zhilal. Jika Mahrus memang sejak awal menginginkan kuliah di Turki, namun bagi Zhilal ini merupakan pilihan ketiga, setelah sebelumnya Zhilal mencoba mengadu nasib di Universitas Al-Azhar-Kairo dan mondok beberapa minggu mempersiapkan kuliah di Yaman bersama Ashab.

Mahrus lahir di Dompu 27 Februari 2003. Ia memiliki pengalaman organisasi di ORSIMA (Organisasi Santri Madrasah) MAN 2 Mataram pada Divisi Olahraga. Ia juga menjadi salah satu pengurus asrama MANPK bidang Keamanan. Mahrus sering meraih prestasi sejak duduk di bangku Tsanawiyah.

Deretan prestasi yang pernah diraih Mahrus, yakni: sering mengikuti dan menjuarai Olimpiade Matematika sampai tingkat Provinsi, dua kali meraih juara 2 Drumband se-Pulau Sumbawa Raya, ia juga pernah meraih juara storytelling tingkat Kepulauan Sumbawa dan juga mengikuti Lomba Cerdas Cerdas Islam tingkat Provinsi. Mahrus mengaku ia merupakan salah satu atlet kabupaten Dompu pada Pekan Olahraga Provinsi beberapa waktu lalu bidang drumbattle, semodel parade untuk punggawa marching band

Zhilal terlahir di Selong Lombok Timur pada 15 Januari 2003 lalu. Ia merupakan pentolan ekstrakurikuler Teater Mata MAN 2 Mataram. Ia sering diberikan kesempatan tampil. Alasan memilih teater karena ia bisa belajar berekspresi. Selain membaca buku, Zhilal menggemari olahraga yang menantang seperti mendaki gunung, dan berenang di pantai. Tak heran Zhilal memiliki tubuh yang tinggi.

Alasan memilih Turki karena dia sangat menggemari pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dan biaya perkuliahan yang terjangkau. Di samping itu Turki sebagai salah satu negara di Timur Tengah yang menurutnya sangat eksotis, cantik dan mempesona yang merupakan simbol kemajuan peradaban Islam. Karena gemar membaca, Zhilal banyak tahu referensi tentang Turki. 

Ia membayangkan jika Turki memang negeri yang eksotik nan unik seperti yang pernah di baca dan tonton. Zhilal tidak sabar ingin segera berangkat. Sungguh, keelokan negeri ini membuat siapa pun yang berkunjung atau menuntut ilmu menjadi betah. Penduduk yang ramah, iklim yang bersahabat serta destinasi wisata kerap membuat pelancong menjadi enggan beranjak dari sana.

Negeri yang subur, makmur plus maju ini membawa kita merasa kembali ke era ribuan tahun lalu, ketika Istambul masih menjadi ibukota. Dulu lebih terkenal dengan nama Byzantium kemudian diubah menjadi Konstantinopel untuk menghormati Kaisar Romawi Konstantinus Agung.

Turki sangat menghargai sejarah karenanya bangunan-bangunan tua masih dipertahankan dan berdampingan dengan bangunan modern. Tidak berlebihan jika Turki dikatakan sebagai negeri masa lalu dan masa kini. 

Kedua remaja ini mengaku sangat senang dan bersyukur bisa diterima di Sakarya University, di perguruan tinggi yang sama dengan pendahulunya, Agung Arrasyid alumni MANPK MAN 2 Mataram TP. 2019/2020 yang juga diterima di Sakarya University Jurusan Manajemen. (Baca berita tentang Agung dengan judul:  Ketika Alumni MAN 2 Mataram Terjerat Pesona Negeri Erdogan, 30 November 2020 lalu diportal kemenag.ntb). Mereka nanti bisa meminta informasi dari Agung minimal sharing pengalaman selama berkuliah di Turki.  

Ketika ditanyakan tentang proses persiapan kuliah di Sakarya University, baik Mahrus dan Zhilal menceritakan jika yang dibutuhkan adalah nilai raport dari semester 1-6, termasuk Ijazah dan SKL dan transkrip nilai. Saat ini kedua remaja ini sedang mempersiapkan passport dan visa belajar serta hal lainnya yang dibutuhkan untuk kelengkapan berkas, mengingat keberangkatan kurang lebih tinggal dua minggu lagi.

Setiba mereka di Turki nanti, biasanya setiap mahasiswa baru dalam hal ini mahasiswa internasional (baca: lintas Benua) tidak langsung mengikuti perkuliahan. Tetapi mereka akan mengikuti pembekalan (predeparture). Pembekalan ini berupa pengenalan budaya dan kebiasaan penduduk Turki, serta mengikuti kelas Bahasa TOMER yakni Bahasa Turki semodel TOEFL atau TOEIC dalam Bahasa Inggris dan TOPIK dalam Bahasa Korea.

Manfaat pembekalan yakni agar mahasiswa baru tidak kaget ketika mengikuti perkuliahan. Hal ini karena bahasa pengantar utama perkuliahan menggunakan bahasa Turki itu sendiri dan sebagian kecil saja yang menggunakan Bahasa Inggris.

Sebagai tambahan, Sakarya University merupakan perguruan tinggi yang terletak di wilayah Sakarya, Barat Laut wilayah Turki. Sekitar 2 jam perjalanan dari kota Istanbul. Perguruan tinggi ini berdiri sejak Tahun 1970. Sakarya University merupakan salah satu perguruan tinggi terbesar di Turki dan berada pada peringkat ke-16 di Turki dan 1641 peringkat dunia. Universitas ini memiliki 85.000 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa Turki dan juga mahasiswa internasional yang berasal dari lima benua.

Sakarya University memiliki 14 Fakultas, enam Institut, dua Sekolah Tinggi, tiga Sekolah Vokasi, dan tiga Departemen di bawah Rektorat. Universitas ini memiliki reputasi internasional yang sangat baik, karena universitas ini telah melakukan join penelitian dan kerjasama akademik dengan berbagai institusi pendidikan yang berasal dari lebih 20 negara. Karenanya, Sakarya University memiliki kegiatan penelitian yang sangat tinggi dan komprehensif yang ditunjang oleh berbagai fasilitas lengkap. 

Zhilal dan Mahrus berharap dengan berbagai kelebihan universitas tempat kuliahnya nanti yang luar biasa, semangat untuk menuntut ilmu semakin baik dan menambah keingintahuan mereka untuk menggali lebih banyak hal yang sesuai dengan minat dan fokus mereka. Mereka juga senantiasa mengharap doa’-do’a baik asatiz dan asatizah untuk kelancaran studi mereka. Tentu untuk keberkahan ilmu mereka nanti, do’a dan restu dari kedua orang tua menjadi prioritas utama.

Selamat Mahrus dan Zhilal. Tetap semangat, kuat dan hebat. Kalian adalah calon-calon cendekia muda Muslim Indonesia yang mampu mengharumkan bangsa di pentas dunia. Kami menanti kiprah kalian ketika kembali ke tanah air. [Siti Rahmi-Humas M2M]. 

INFO TENTANG MAN 2 MATARAM JUGA BISA DILIHAT DI:

IG:Humas MAN 2 Mataram

FB:Humas MAN 2 Mataram

YT:Humas MAN 2 Mataram

Website: www.manduamataram.sch.id

Email: humasman2mataram@gmail.com



6338

INFORMASI LAINNYA