Kakanwil Kemenag NTB didampingi Kabid PHU Mulai Melakukan Monitoring PPIU yang telah berijin

Senin, 06 September 2021 21:53

Kakanwil Kemenag NTB didampingi Kabid PHU Mulai Melakukan Monitoring PPIU yang telah berijin

PHU News – Jum’at 03 September 2021 Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat Bapak DR. KH. M. Zaidi Abdad, M.Ag didampingi Oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Prov. NTB Ibu Hj. Eka Muftati’ah, SH.,MH dan Kepala Seksi Bina Umrah dan Haji Khsus Bapak H. Sabarudin, M.Pd Beserta Staf Melakukan Monitoring Ke PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) yang telah Mendapatkan Ijin Operasional yang berada di Lingkup Kabupaten Lombok Tengah  guna untuk melaksanakan Tugas dan Fungsi Kementerian Agama Sebagai bentuk pengawasan Terhadap PPIU dan Menyaksikan secara langsung PPIU yang tedampak Covid-19.

Dalam Monitoring tersebut bapak Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Memberikan Motivasi-motivasi kepada seluruh PPIU yang di kunjungi agar tetap bersabar dan berdo’a agar pandemi Covid – 19 Cepat berlalu sehingga Perjalanan Ibadah Umrah Bisa terlaksana Seperti biasanya dan para PPIU bisa menggaungkan dan Mengepakkan Sayapnya kembali guna untuk kepetingan Umat Muslim yaitu melaksanakan Ibadah Umrah”.

Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang terdapat di Kabupaten Lombok Tengah terdiri dari 3 PPIU Pusat dan 8 PPIU cabang, beberapa PPIU menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada Jemaah yang ingin membatalkan perjalanan Ibadah Umrahnya dan juga banyak calon Jemaah yang ingin mendaftar tapi kami (PPIU) tidak berani mengambil uang muka dari mereka, kami hanya mengambil untuk biaya Pembuatan paspor saja, terkecuali untuk PPIU Najma global Sejahtera dan Mayassa Wisata Mulya memiliki beberapa Jemaah Umrah yang tunda yaitu Najma Global Sejahtera sebanyak 278 jamaah yang tunda berangkat dan PT. Mayassa Wisata Mulya 125 jemaah tetapi sudah mendapatkan dispensasi terkait reschedule pesawat jakarta Jeddah. Dan tidak hanya itu akomodasi dan konsumsi juga masih bisa di nego namun pada PT. Najma Global Sejahtera tiket domestik yang telah dibayarkan telah dianggap hangus oleh Pihak Maskapai. Dengan demikian Travel Tersebut mohon bantuan dari pemerintah untuk menjadi Jembatan Penghubung antara PPIU dengan maskapai Penerbangan sehingga apabila pada saatnya nanti Umrah sudah dibuka untuk Indonesai PPIU bisa mengajukan reschedule ke Maskapai .

95

INFORMASI LAINNYA