Perayaan Hari Santri dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di MTs.N 2 Mataram

Jumat, 22 Oktober 2021 16:23

Perayaan Hari Santri dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di MTs.N 2 Mataram

Mataram - Dua kegiatan terlaksana di lingkungan MTsN 2 Mataram hari ini, Jum’at (22/10). Pertama adalah peringatan Hari Santri Nasional ke dua adalah Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. mengambil tema Penguatan Spiritualitas dan Keshalehan Sosial dengan agenda 3 M yakni 1. Mengaji Al-Qur'an, 2. Mengkaji Sirah Nabawiyah dan ke 3. Menyantuni anak yatim. 


Peringatan Hari Santri Nasional diisi dengan upacara bendera yang dimulai pada pukul 07.15 WITA. Upacara bendera kali ini memiliki suasana yang berbeda dengan upacara bendera sebelumnya. Upacara bendera kali ini bernuansa religius, di mana bapak/Ibu guru dan karyawan/ti menggunakan pakaian layaknya santri/wati. Baju koko warna putih dengan kombinasi bebet (selendang hitam di pinggang) sebagai simbol adat sasak bagi bapak-bapak dan gamis warna putih bagi ib-ibu. Begitu pula pakaian yang digunakan oleh siswa/i MTs.N 2 Mataram. Semua ini dilakukan guna menghidupkan suasana seperti yang ada di kalangan santri 


Selaku inspektur upacara pada peringatan Hari Santri Nasional kali ini adalah Camat Selaparang Bapak  Zulkarwin. Kehadiran bapak Camat sebagai inspektur upacara merupakan kali pertama dalam sejarah perjalanan MTs.N 2 Mataram. Untuk itu tidak berlebihan jika dikatakan bahwa upacara kali ini memiliki kesan tersendiri bagi warga madrasah dan bapak camat sendiri. 


Dalam sesi wawancaranya dengan tim humas MTs.N 2 Mataram setelah upacara usai bapak Zulkarwin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada bapak kepala madrasah yang telah menginisiasi keterlibatan camat pada peringatan Hari Santri Nasional kali ini. Terlebih lagi setelah upacara selesai MTs.N 2 Mataram mengagendakan memberikan santunan berupa sembako kepada anak-anak yatim di wilayah gegutu dan sekitar tambahnya.


Ini merupakan moment bersejarah dalam karir saya ungkapnya. Bertemu dan bertatap muka bersama para guru dan siswa/i seakan menjadi pesan bahwa keterlibatan semua pihak terutama pemangku kebijakan dalam pengelolaan lembaga pendidikan merupakan sebuah keniscayaan. Karena pendidikan adalah tanggung jawab moral segenap warga masyarakat, bukan saja tanggung jawab kepala madrasah bersama ibu dan bapak guru. Ke depan semoga sinergi ini tetap terpelihara sebagai wujud kepedulian bersama dalam mengawal misi pendidikan Nasional tutupnya.


Sedangkan kepala MTs.N 2 Mataram menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan kesediaan Bapak Camat Selaparang sebagai inspektur upacara pada perayaan Hari Santri Nasional kali ini. Ini merupakan wujud sinergi yang harus terbangun dan terpelihara dalam rangka mengajak segenap komponen (stake holder) untuk bersama, bahu-membahu megawal misi pendidikan di madrasah ungkap kepala madrasah bapak Sumber Hadi, M.Ag. 


Pemberian santunan kepada anak yatim yang berada di wilayah gegutu dan sekitarnya merupakan agenda madrasah sebagai wujud kepedulian kepada sesama sebagai pengejawantahan dari kekuatan spiritual yang termanifestasi menjadi keshalehan sosial sesuai tema perayaan Hari Santri Nasional yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. tahun ini. 


Selain itu kegiatan semacam ini merupakan sarana pendidikan bagi siswa/i madrasah untuk terus menerus menguatkan daya spiritualitas dan keshalehan sosialnya dalam menjalani kehidupan, terlebih dalam kehidupan hari ini yang semakin kompleks. Karena sesungguhnya pendidikan bukanlah hanya terbatas pada pembelajaran tatap muka di ruang kelas namun pendidikan secara luas bermakna bahwa segala sesuatu yang kita suguhkan dalam kehidupan adalah transfer nilai sebagai proses pendidikan bagi generasi muda tutupnya.


Setelah prosesi penyerahan santunan berupa sembako kepada anak yatim sebagai akhir dari kegiatan upacara bendera, segenap civitas MTs.N 2 Mataram selanjutnya bergerak menuju mushalla Baitul Atiq MTs.N 2 Mataram guna menyelesaikan agenda berikutnya yakni peringatan Maulid Nabi Muhammad saw.  


Dalam sambutannya kepala madrasah menyampaikan substansi dari kegiatan perayaan maulid Nabi Muhammad saw. yakni tentang rasa syukur atas karunia Allah Swt. yang agung, berupa seorang nabi terakhir, pembawa risalah kenabian yang telah menyelamatkan kita dari kesesatan iman, kejahiliyahan peradaban. Sosok tauladan terbaik umat Islam, penghulu para nabi dan rahmat bagi seluruh alam. Untuk itu bulan ini merupakan bulan di mana kita bermuhasabah (berhitung), merenung, berdialog dengan diri kita sendiri tentang seberapa mengkristalnya kecintaan kita terhadap sosok mulia, seberapa maksimal kita melaksanakan ajaran dan sunnah beliau dalam kehidupan kita sehari-hari. Terlebih melihat tantangan peradaban Islam hari ini yang semakin kompleks, untuk itu maka idola terbaik bagi generasi muda Islam  adalah Nabi Muhammad saw., karena pada diri Rasulullah saw terdapat suri tauladan bagi umat manusia. Untuk itu idola siswa/i MTs.N 2 Mataram harus Nabi Muhammad saw., bukan artis dan yang lainnya, jika ingin selamat dunia akhirat.


Sumber Hadi menutup sambutannya dengan harapan agar segenap civitas MTs.N 2 Mataram mengikuti kegiatan perayaan Maulid Nabi Muhammad saw. ini dengan seksama dan semoga kegiatan berjalan sesuai yang telah direncanakan.


Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan uraian hikmah perayaan Maulid Nabi Muhammad saw. oleh ustaz H. Tami'in, S.Ag. Dalam tausiyahnya ustaz H. Tamiin memulai dari makna kata maulid dan variannya. Substansinya pada keagungan dan keteladanan sosok agung, manusia terbaik yang setiap ucapan, perbuatan, dan ketetapannya adalah sunnah. Ini menjadi bukti bahwa akhlak beliau bersumber dari Al-Qur'an. 

 

Kegiata perayaan Maulid Nabi Muhammad saw. yang dirangkai dengan Perayaan Hari Santri Nasional diakhiri do'a oleh ustaz H. Muzakkur, S.Pd.I.

Tim Humas MTs.N 2 Mataram



186

INFORMASI LAINNYA