Bidang PHU Melaksanakan Kegiatan Jamarah (jagong Masalah Umrah dan Haji) Dirjen Siap Akomodir Keluh Kesah Warga NTB

Selasa, 01 Maret 2022 18:35

Bidang PHU Melaksanakan Kegiatan Jamarah (jagong Masalah Umrah dan Haji) Dirjen Siap Akomodir Keluh Kesah Warga NTB

Phu News – Selasa, 01 Maret 2022 Bidang PHU Kanwil Kementerian Agama Prov. NTB Kembali Melaksanakan kegiatan JAMARAH (jagong masalah umrah dan haji) yang berlangsung selama 1 (satu) hari di Hotel Lombok Garden Mataram

Kepala Bidang PHU NTB Hj. Eka Muftati’h, SH.,MH mejnelaskan bahwa ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya yang tarcantum dalam DIPA Bidang PHU Kanwil Kementerian Agama Prov. NTB dan ini bentuk kepedulian Kementrian Agama atau wadah untuk dapat menjawab segala keluh kesah masyarakat terkait Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1443 H / 2022, setelah mendapatkan izin dari pimpinan yaitu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB Bapak DR.H. M. Zaidi Abdad, M.Ag  kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan lancar tanpa hambatan.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov.NTB menjelaskan bahwa Kantor Wilayah Kemeterian Agama Prov. NTB telah membuat Inovasi baru demi keamanan para calon Jemaah Umrah yang diberi nama Gatepass dengan demikian seluruh PPIU diminta untuk melaporkan  jumlah jemaah Umrah yang akan berangkat dengan cara menginput data calon jemaah Umrah di Aplikasi tersebut sehingga Kanwil Kemenag Prov. NTB khususnya Bidang PHU dapat memantau keberangkatan dan kedatangan para Jemaah Umrah dengan adanya kebijakan tersebut harapan kami para PPIU yang tidak memiliki izin cabang atau pusat yang berada di NTB tidak akan bisa memberangkatkan jemaahnya. Tidak hanya itu dalam kesempatan yang dihadiri oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Bapak Prof. Hilman Latief, P.h.D, beliau juga memberikan pemaparan bahwa jangan sampai penyelenggaraan Ibadah Haji untuk Indonesia Sampe Hattrick tundanya karena kasihan Jemaah kita, dan sejauh ini Kementerian Agama telah melakukan banyak loby Ke pemerintah Arab Saudi namun dari pihak Arab Saudipun belum bisa memberikan Kepastian Terkait Penyelenggaraan Haji, bagaimana tidak tahun lalu Indoneisa mendapatkan suspend dari pihak Arab saudi, kenapa Suspend karena beberapa dokumennya tidak bisa dipertanggung Jawabkan karena palsu, oleh karena itu saya membuat inovasi dengan sistem One Gate Policy semua pelaksanaan umrah harus melalui Asrama Haji Pondok Gede dan akan karantina selama 1 (malam) dan di PCR  disana kalau hasilnya positif akan karantina sampe negatif dan yang negatif boleh langsung berangkat. untuk kepastian haji minggu ke 3 saya akan berangkat ke Arab Saudi untuk mengikuti Muktamar disana dan saya akan pastikan akan menyampaikan semua keluhan bapak / ibu semua yang saya dapatkan disini.

Narasumber pada kegiatan tersebut juga meliputi Imigrasi dan Dinas Kesehatan Prov. NTB 

356

INFORMASI LAINNYA